medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Keluarkan SP3 Kasus Tambang Ilegal Di Bogor, Walhi Praperadilankan Polda Jabar

Published in Nasional
Rabu, 18 Maret 2015 14:04
  • Email
Ilustrasi (Gambar: delikpos) Ilustrasi (Gambar: delikpos)

Medialingkungan.com – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat (Jabar) telah mengajukan praperadilan menuntut Kepolisian Daerah (Polda) Jabar ke Pengadilan Negeri  Bandung pada (13/03).

Langkah ini dilakukan Walhi Jabar lantaran Polda Jabar mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kasus penambangan ilegal di kawasan hutan lindung di Bogor yang diajukan Walhi Jabar pada tahun 2013.

Kuasa hukum Walhi, Lasma, dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung, Senin (16/03), mengungkapkan penghentian kasus tersebut sangat ganjal karena pelaporan walhi ke Polda Jabar tahun 2013 silam dilengkapi dengan alat bukti yang sah.

"Proses penyidikan sempat berjalan. Bahkan Polda sempat melakukan investigasi bersama Walhi. Tapi, pada Maret 2015, polisi mengeluarkan SP3," ucapnya dikutip dari Tempo.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Walhi Jabar, Dadan Ramdan menuturkan Pengadilan Negeri Bandung siap melakukan persidangan dengan tuntutan Polda Jabar tidak sah mengeluarkan SP3 kasus tambang, dan meminta Polda Jabar melanjutkan penyidikan kasus pertambangan.

"Berkenaan dengan hal tersebut, LBH Bandung bersama Walhi menyatakan sikap yang tegas kepada Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk dapat mengusut kasus tindak pidana tersebut hingga beres," lanjutnya.

Polda pun dikabarkan sempat melakukan penyidikan terhadap 12 perusahaan yang diduga tidak memiliki izin menambang pada beberapa kawasan hutan lindung di Bogor. Namun, pada 20 Maret 2015, Polda Jabar menghentikan kasus ini dan mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan. (Irlan)

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini