medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Peringati Hari Pahlawan, PROFAUNA Ajak Siswa Menjadi WILDLIFE HERO

Published in Event & Komunitas
Jumat, 10 November 2017 18:00
  • Email
Sejumlah Aktivis Profauna Berfoto dalam Kegiatan Kampanye Memperingati Hari Pahlawan dengan Mengajak Anak Sekolah jadi Wildife Hero (Gambar : Profauna) Sejumlah Aktivis Profauna Berfoto dalam Kegiatan Kampanye Memperingati Hari Pahlawan dengan Mengajak Anak Sekolah jadi Wildife Hero (Gambar : Profauna)

Medialingkungan.com - Aktivis Protection of Forest & Fauna (PROFAUNA) di Malang mengajak siswa menjadi pahlawan bagi hutan dan satwa liar. Ajakan itu dilakukan dalam bentuk edukasi ke sekolah tentang konservasi hutan untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional, yang dilakukan Jumat pagi (10/11/17) di SD Sriwedari, Jalan Bogor No. 1 Kota Malang.

Dalam kegiatan edukasi itu sejumlah aktivis profauna mengenakan atribut kepahlawanan berwarna merah putih dan membawa kostum primata. Atribut itu sebagai salah satu bentuk mengekspresikan kepahlawanan masa kini.

Sedikitnya 30 siswa-siswi itu diajak nonton film bersama dan diskusi seputar hutan dan satwa liar. Film yang diputar berjudul ‘Budeng dan Pelestarian Hutan di Jawa’, berisi tentang gambaran kehidupan Lutung Jawa dan manfaat hutan bagi satwa liar maupun manusia.

"Kami ingin adik-adik ini  tahu bagaimana kondisi hutan dan satwa liar saat ini, sekaligus mengajak untuk ikut menjaga serta melindunginya. Laju kerusakan hutan di Indonesia sangat cepat, sehingga membutuhkan banyak pahlawan lingkungan yang biasanya kami sebut Wildlife Hero," kata Muhamad Jayuli, Campaign Assistant PROFAUNA Indonesia.

Jayuli menambahkan bahwa menjadi pahlawan masa kini adalah berjuang dibidangnya masing-masing dan menyayangi satwa dan habitatnya merupakan bentuk kepahlawanan masa kini.

Dalam kesempatan itu aktivis PROFAUNA mengajak siswa untuk turut serta menjadi Wildlife Hero. Dengan cara-cara yang sederhana, yaitu mengurangi penggunaan kertas, tisu, penggunaan produk berbahan minyak kelapa sawit, serta membagikan informasi yang disampaikan kepada orang-orang yang ada disekitar.

Dra. Ari Wilujeng, Guru Kelas 4 SD Sriwedari yang menghubungi PROFAUNA mengaku sangat senang dengan  adanya edukasi tentang hutan dan satwa liar itu.

“Bersyukur adik-adik, kita telah diwariskan alam yang kaya oleh para pahlawan kita. Tugas kita adalah menjaganya agar tetap bisa kita nikmati sampai saat ini,” kata perempuan yang akrab disapa Bu Ari sebelum menutup acara.

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangatlah penting untuk membangun karakter siswa untuk peduli pada permasalahan disekitar. (Khalid Muhammad)

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini