medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Karbon Dioksida, Bahan Utama Beton

Published in Informasi & Teknologi
Kamis, 14 April 2016 22:51
  • Email
Contoh bahan bangunan baru yang dibuat untuk menggantikan beton. {Gambar: UCLA Luskin} Contoh bahan bangunan baru yang dibuat untuk menggantikan beton. {Gambar: UCLA Luskin}

Medialingkungan.com - Peneliti J.R. DeShazo dan Gaurav Sant dari University of California Los Angeles UCLA, berhasil mengembangkan sebuah teknologi baru yang mampu membuat beton dengan memanfaatkan karbon dioksida yang beredar luas di Bumi.

“Teknologi ini mengambil sesuatu yang kita anggap sebagai gangguan, yaitu karbon dioksida dari cerobong asap, dan mengubahnya menjadi sesuatu yang berharga,” tutur professor kebijakan public di UCLA Luskin School of Public Affairs dan direktur UCLA Luskin Center for Innovation, J. R. DeShazo.

Dilansir dari Science Daily, Kamis (14/04/2016) hasil research University of California Los Angeles UCLA ini, memiliki cara kerja dengan menangkap karbon dari cerobong asap pembangkit listrik kemudian menggunakannya untuk membuat beton dengan memakai 3D printer.

Berlatar belakang teknik sipil dan lingkungan, Gaurav Sant mengatakan bahwa studi yang mereka jalankan bertujuan untuk membuat karbodioksida menjadi sumber daya. Antusias yang mereka lakukan terhadap kemungkinan mengurangi gas rumah kaca di Amerika Serikat.

Terutama di daerah dimana pembangkit listrik yang berasal dari bahan bakar batu bara yang menambah volume karbon dioksida. "Kami dapat menunjukkan proses di mana kapur diambil dan digabungkan dengan karbon dioksida untuk menghasilkan bahan semen.Teknologi ini dapat menyelesaikan iklim global, dimana menjadi tantangan terbesar yang dihadapi oleh masyarakat saat ini maupun masa depan” ujar Sant.

“Ketika dalam proses produksi semen menghasilkan karbon dioksida, seperti halnya pembuatan batu bara atau gas alam, kita dapat memanfaatkan gas buang tersebut untuk membuat bahan bangunan yang akan menjadi jenis semen baru,” ujar Sant.

Sejauh ini, bahan konstruksi beton dari karbon dioksida telah diproduksi hanya pada skala laboratorium, menggunakan 3-D printer untuk membentuknya menjadi krucut kecil. Langkah lebih lanjut agar meningkatkan volume bahan untuk kemungkinan penggunaan komersial.{NUR RISMAWATI}

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini