medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Rusia Kembangkan Nuklir Ramah Lingkungan

Published in Informasi & Teknologi
Rabu, 25 November 2015 15:08
  • Email
Ilustrasi (Gambar: jejaktapak) Ilustrasi (Gambar: jejaktapak)

Medialingkungan.com – Berkembangnya teknologi membuat sejumlah negara saling berlomba-lomba melahirkan teknologi yang canggih seperti nuklir untuk memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Negara Rusia sampai saat ini terus mengembangkan sebuah nuklir bahkan telah membuat nuklir yang ramah lingkungan.

Terkait pada teknologi ini, Ahli nuklir asal Rusia, Dmitrii Samokhin mengungkapkan reaktor neutron cepat (reaktor yang beroperasi pada neutron cepat) yang bernama BN Design, memiliki kemampuan yang unik.

“Kelebihan utama reaktor neutron cepat dibandingkan dengan reaktor nuklir konvensional adalah reaktor tersebut dapat memanfaatkan limbah bahan bakar nuklir yang dihasilkan oleh PLTN konvensional, pemanfaatan tersebut terjadi dalam proses pembangkitan energi,” ujarnya, seperti yang dilansir gatra.

“Reaktor neutron hasilkan lebih sedikit limbah ketimbang konvensional,” tambahnya.

Rusia adalah satu-satunya negara yang memiliki pengalaman luas atas komersialisasi reaktor neutron cepat. BN 350 rancangan Rusia ini, merupakan reaktor neutron cepat pertama di dunia yang menggunakan metal cair sebagai material pendinginnya. Dimana reaktor tersebut beroperasi di Aktau, Kazakhstan selama 27 tahun dan saat ini telah di non-aktifkan, katanya. 

Berikutnya BN-600 dioperasikan, reaktor tersebut telah diaktifkan sejak 1980 di Beloyaskrk Rusia, reaktor itu telah menghasilkan kontribusi yang besar dalam pengembangan industri energi nuklir dunia, melalui pembuktian atas keberlangsungan operasional komersil tipe reaktor.

Dia mengungkapkan, saat ini Rusia baru saja memulai pengerjaan reaktor BN-800 yang berlokasi di Beloyarsk. “BN-800 merupakan batu loncatan yang sangat penting dalam proses evaluasi teknologi nuklir,” ucapnya. {Angga Pratama}

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini