medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Wow, Ampas Kopi Bisa Didaur Ulang ke Berbagai Macam Barang

Published in Informasi & Teknologi
Rabu, 04 November 2015 17:06
  • Email
Ampas kopi yang bisa digunakan dalam pembuatan cat (Gambar: merdeka) Ampas kopi yang bisa digunakan dalam pembuatan cat (Gambar: merdeka)

Medialingkungan.com – Kebanyakan warung kopi setelah melalui proses penyaringan pasti akan membuang ampas kopi, dikarenakan ampas kopi sudah tidak berguna lagi. Tapi, ampas kopi kini bisa didaur ulang menjadi berbagai macam barang yang berguna.

Ampas kopi bisa disulap menjadi karya seni yang cantik, tepatnya lukisan dengan cat ampas kopi. Salah satu lukisan yang menggunakan ampas minuman berkafein tersebut sebagai cat adalah coffee art karya Ghidaq al-Nizar, seorang seniman asal Indonesia.

Re-Worked, sebuah perusahaan desain non-profit yang mengkhususkan diri dalam teknologi ramah lingkungan telah menemukan cara kreatif untuk membuat perabot rumah tangga dari ampas kopi.

Limbah plastik daur ulang juga bisa dikombinasikan untuk menciptakan material komposit. Hebatnya material ini tahan lama, tahan air, dan mudah dibentuk.

Tidak hanya itu saja, peralatan minum kopi juga dibuat dari ampas kopi. Desainer Jerman, Julian Lechner telah melakukan riset selama bertahun-tahun untuk menciptakan material serupa tembikar untuk membuat cangkir kopi.

Dia menghabiskan lebih dari lima tahun mengembangkan proses pembuatan material, mencampur ampas kopi dengan kayu dan perekat alami. Hasilnya adalah seperangkat cangkir dan cawan cantik yang dia namai Kaffeeform, seperti yang diberitakan merdeka.

Ternyata, ampas kopi juga bisa digunakan untuk menyerap karbon yang menyebabkan polusi dalam udara. Para peneliti dari Ulsan National Institute of Science and Technology, Korea Selatan telah mengembangkan penyerap karbon alami dari ampas kopi. Benda ini akan berfungsi seperti spons karbon, menyerap emisi karbon dari atmosfer.{Angga Pratama}

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini