medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Wow, Ternyata Ketumbar Dapat Jernihkan Air Keruh

Published in Informasi & Teknologi
Rabu, 27 April 2016 23:43
  • Email
Penelitian menunjukkan bahwa Ketumbar (Coriandrum sativum) dapat menyerap biomassa dalam air (Gambar : Wikipedia) Penelitian menunjukkan bahwa Ketumbar (Coriandrum sativum) dapat menyerap biomassa dalam air (Gambar : Wikipedia)

Medialingkungan.com - Ketumbar, rempah khas Meksiko dan Asia Tenggara, tentu tak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari kita. Ternyata rempah ini bermanfaat sebagai bahan “biosorbent” atau penyerap biomassa yang mampu menyaring masuknya logam berat ke dalam air tanah. Ini karena daun ketumbar mengandung senyawa kimia terutama jenis borneol dan cilantro yang mampu membunuh bakteri E. coli, yaitu patogen penyebab diare.

Douglas Schauer, Kepala Program Teknologi Kimia di Ivy Tech Community College, Lafayette, Indiana, bersama mahasiswa di Mexico City, meneliti sejumlah tanaman yang bisa digunakan untuk menyaring limbah pabrik dari air tanah.

Penelitian dimulai dengan cara mengeringkan daun ketumbar, setelah kering, daun ketumbar dihancurkan. Kemudian, serbuk daun ketumbar dimasukkan ke dalam air yang mengandung timbal. Lalu dikocok sedikit dan biarkan partikel-partikel mengendap. Dari situlah jumlah timbal bisa dilihat.

Setelah diteliti, daun ketumbar yang dikeringkan memiliki sifat bioabsorption, sama seperti arang aktif, sebagai penyaring air, dan mampu menyerap logam. Tim Schauer menggunakan daun ketumbar yang sudah dikeringkan, kemudian diletakan ke dalam aliran pipa air yang keruh. Hasilnya, setelah melewati daun ketumbar itu, air terlihat lebih jernih. 

"Harapan kami, masyarakat di negara berkembang bisa mengaplikasikan penelitian kami untuk menyaring air,” ujar Schauer seperti yang dilansir VOA Indonesia.

Selanjutnya, Schauer menjelaskan “Ambil satu genggam daun ketumbar yang telah dikeringkan selama satu hari dibawah sinar matahari. Dan gunakanlah serbuk daun ketumbar untuk menjernihkan air. Satu teko air hanya menggunakan sedikit serbuk daun."

Selama ini teknologi yang digunakan untuk membersihkan air dari berbagai kimia berbahaya menghabiskan biaya cukup mahal. Karena itu Schauer mencari alternatif produk tanaman atau hewan yang fungsinya hampir sama dengan peralatan teknologi yang harganya relatif mahal.

Penemuan ini bisa menggantikan alat-alat atau teknologi canggih yang relatif mahal. Daun ketumbar yang harganya murah bisa menjadi solusi untuk menyaring air dari logam-logam seperti: merkuri, tembaga, arsenik, dan kadmium.

Kebutuhan air bersih memang sangat utama dalam kehidupan sehari-hari. Dan di saat musim kemarau seperti sekarang, problem air bersih tentu dialami pula oleh masyarakat Indonesia. Temuan Schauer ini tentu jadi informasi penting bagi masyarakat yang tengah menghadapi masalah penyediaan air bersh ini dan tak ada salahnya dicoba. Untuk kegunaan rumah tangga, Schauer menyarankan menggunakan kantung teh yang diganti isinya dengan daun ketumbar kering. {Andi Wahyunira}

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini