medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Bawa Batu Bara pada COP 23, Trump Kembali Tuai Kecaman Dunia

Published in Internasional
Senin, 06 November 2017 14:31
  • Email
Unjuk Rasa di Bonn Menuntut Penggunaan Batu Bara di Hentikan (Gambar: Liputan6.com) Unjuk Rasa di Bonn Menuntut Penggunaan Batu Bara di Hentikan (Gambar: Liputan6.com)

Medialingkungan.com - Setelah pemberitaan heboh tentang penolakan Presiden Amerika Serikat terhadap hasil kesepakatan COP 21 di  Paris dua tahun lalu, kali ini Trump kembali berencana mempresentasikan batu bara sebagai solusi untuk perubahan iklim pada konferensi perubahan iklim COP 23 yang akan digelar di Bonn, Jerman (6-17/11/17). AS menganggap batu bara akan berkontribusi dalam penurunan emisi.

Rencana trump atas batubara memancing amarah beberapa pihak yang akan hadir pada Konferensi perubahan iklim COP 23. Rencana tersebut dianggap tidak masuk akal.

"Tidak dapat dipungkiri bahwa bahan bakar fosil akan digunakan untuk masa yang akan datang, dan demi kepentingan semua orang, mereka menjadi efisien dan bersih," kata juru bicara Gedung Putih dilansir dari liputan6.com

Berkaitan dengan peran batubara dan bahan bakar lainnya dalam mengendalikan dampak kenaikan suhu, akan dibuatkan presentasi oleh pembicara dari raksasa batubara Peabody Energy. Anggota pemerintahan Trump, akan membuat acara untuk mempromosikan bahan bakar fosil dan tenaga nuklir sebagai solusi untuk perubahan iklim.

"Bahan bakar fosil yang memiliki peran dalam mengatasi perubahan iklim tidak masuk akal. Ini berbahaya," kata Andrew Norton, direktur Institut Lingkungan dan Pembangunan Internasional.

"Pembicaraan ini bukanlah tempat untuk mendorong agenda bahan bakar fosil. AS perlu kembali ke meja dan membantu mengurangi emisi dengan cepat karena tuntutan situasi," lanjutnya.

Bahkan di beberapa negara bagian AS, pada kelompok yang bebeda, masih saja membangun komitmen menjalankan hasil kesepakatan paris. Mereka juga berencana angkat bicara pada COP 23. Koalisi yang bersebrangan dengan Trump di bawah payung ‘We Are Still In’, dengan delegasi gubernur, wali kota, dan pengusaha akan berada di Bonn. Mereka akan menyampaikan kepada Negosiator bahwa diawah tingkat Federal, sebagian besar warga AS masih mendukung kesepakatan Paris.

"Kita perlu memastikan kepada dunia bahwa kami menjaga kepercayaan mereka terhadap kemampuan AS untuk maju dalam solusi perubahan iklim di perjanjian Paris," ujar Jay Inslee, Gubernur Washington. (Khalid Muhammad)

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini