medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Kalkun Liar “Teror” Warga AS

Published in Internasional
Kamis, 23 November 2017 15:59
  • Email
Sekelompok Kalkun Liar Terlihat Menyerang Seorang Jurnalis. (Gambar: hurriyetdailynews.com) Sekelompok Kalkun Liar Terlihat Menyerang Seorang Jurnalis. (Gambar: hurriyetdailynews.com)

Medialingkungan.com - Masyarakat yang berada di wilayah pinggiran Amerika Serikat baru-baru ini mengaku telah ‘diteror’ oleh sekelompok burung kalkun liar. Kalkun dilaporkan mengganggu lalu lintas di New York  Barat, memecahkan genteng milik warga di Sacramento, serta mengejar seorang anak dan anjingnya di Cambridge. Jenis burung kalkun liar yang dilaporkan menyerang warga di pinggiran AS bukan jenis yang biasa diburu, sehingga tidak menganggap manusia sebagai acaman.

“Burung-burung tersebut mencari daerah terbuka seperti derah berumput dan lapangan golf. Semua tempat terbuka tersebut bagus untuk kalkun liar. Daerah pinggiran adalah habitat yang cukup bagus,” kata Mark Hatfield, Direktur Conservation Administration For The Turkey Federation seperti yang dilansir The Washington Post, Rabu malam (22/11/17).

Bersamaan dengan hal tersebut, National Wild Turkey Federation dan para peneliti mengungkapkan bahwa populasi burung kalkun liar di AS secara bertahap menurun. Pada tahun 2004, populasi kalkun liar mencapai 7  juta spesies dan menurun mencapai 6 juta spesies pada tahun 2014. Pembangunan yang mengambil alih habitat kalkun dan meningkatnya predator menjadi akibat penurunan spesies tersebut.

‘Konflik’ antara manusia dan kalkun ini dilihat oleh Michael Chamberlain, seorang Profesor Manajemen Ekologi dari Universitas Georgia, sebagai sebuah akibat dari pembangunan yang dilakukan oleh manusia. “Dalam 20, 30 dan 40 tahun terakhir, manusia telah mengekspansi hutan secara luas, merusak dan memotong menjadi potongan kecil,” kata Chamberlain. (Suterayani)

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini