medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Menlu Belanda: Seluruh Negara Harus Kerjasama Atasi Perubahan Iklim

Published in Internasional
Selasa, 03 November 2015 17:40
  • Email
Dari kiri ke kanan Menteri Luar Negeri Belanda, Bert Koenders bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat melakukan konferensi (Gambar: satu harapan) Dari kiri ke kanan Menteri Luar Negeri Belanda, Bert Koenders bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat melakukan konferensi (Gambar: satu harapan)

Medialingkungan.com – Menteri Luar Negeri Belanda, Bert Koenders dalam pidatonya dipembukaan acara Konferensi tahunan pertama Keamanan Planet di Deeb Haag menyatakan, semua negara yang ada di dunia sebaiknya bekerjasama dalam penanganan perubahan iklim.

“Saya berharap konferensi ini menjadi awal sesuatu yang terjadi lebih sering dan rutin dilaksanakan. Iklim dan perdamaian sangat berkaitan erat, perubahan iklim ini sangat besar pengaruhnya apa lagi bagi Negara yang rapuh,” ujar Koenders, sebagaimana dikutip Xinhua, (03/11).

“Itu sebabnya mengapa kini para diplomat perlu mengkaji pekerjaan mereka melalui lensa iklim,” tambahnya. 

Pada konferensi tersebut juga hadir sekitar 300 pembuat kebijakan dan ahli dari lebih 70 negara berkumpul di Istana Perdamaian guna membahas dampak perubahan iklim mengenai keamanan internasional.

Konferensi itu dipusatkan pada konsultasi di dalam 12 kelompok kerja, dan mengenai dampak perubahan iklim pada keamanan pangan, migrasi, keamanan Kutub Utara dan permukaan air laut.

“Kita perlu bekerjasama dan saling membantu, sebab kita menghadapi tantangan yang sangat besar kedepannya. Perubahan iklim terjadi karena ulah manusia dan pengaruh itulah yang mempengaruhi perdamaian serta keamanan,” ucap Bert Koenders.

Dia mengungkapkan, perubahan iklim akan memberi tekanan pada sistem politik, sosial dan ekonomi dunia – risiko paling serius akan muncul ketika dampak perubahan iklim menimbulkan beban yang berlebihan buat negara lemah atau rapuh.

Pada akhir November, para pemimpin dunia akan bertemu lagi di Paris dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB 2015, mulai 30 November sampai 11 Desember. Dalam pertemuan tersebut, kesepakatan baru internasional mengenai perubahan iklim dijadwalkan akan ditandatangani.

Bert Koenders berharap, semua akan mencapai kesepakatan yang ambisius dan memenuhi harapan masyarakat dunia. {Angga Pratama}

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini