medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Perancis dan China Ambisi Turunkan Emisi GRK

Published in Internasional
Selasa, 03 November 2015 20:46
  • Email
Presiden Prancis Francois Hollande berjabat tangan dengan mitranya dari China Xi Jinping setelah konferensi pers di Balai Agung di Beijing, China (Gambar: reuters) Presiden Prancis Francois Hollande berjabat tangan dengan mitranya dari China Xi Jinping setelah konferensi pers di Balai Agung di Beijing, China (Gambar: reuters)

Medialingkungan.com – Presiden Perancis, Francois Hollande mengunjungi Presiden China, Xi Jinping, dalam kunjungan tersebut Francois ingin membahas perubahan iklim yang terjadi serta mengajukan kesepakatan yang akan dicapai pada konferensi Paris di 30 November hingga 11 Desember mendatang.

Top emitor gas rumah kaca China setuju dengan Presiden Prancis Francois Hollande untuk mengambil langkah bersejarah dimana setiap lima tahun secara komprehensif tiap negara melakukan pemantauan jangka panjang untuk memerangi perubahan iklim dengan segera beralih ke pembangunan hijau dan rendah emisi karbon.

Kesepakatan yang akan diraih oleh China dan Paris adalah saling menguatkan kepercayaan dalam mempromosikan implementasi yang efisien. Kedua negara tersebut juga bersepakat di bulan depan akan mencakup pemeriksaan penandatangan untuk menjaga komitmen setiap negara dalam mengurangi emisi gas.

“Apa yang baru saja kita sepakati di sini dalam deklarasi itu adalah kemungkinan bahwa konferensi Paris akan berhasil, Itu tidak berarti bahwa konferensi Paris pasti akan sukses, tetapi kondisi untuk sukses telah ditetapkan di Beijing hari ini.” kata Francois, seperti yang dikutip oleh theguardian.

Dia berharap pembicaraan di Paris akan menghasilkan perjanjian global yang secara ambisius memungkinkan pemanasan global berkurang dua derajat.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Greenpeace Perancis, Jean Francois Julliard mengungkapkan, ini bukan waktunya untuk kampanye, pernyataan bilateral tersebut harus menjadi batu loncatan dan bukan sekedar kata penghias di perjanjian Paris nanti.

“Semoga saja apa yang telah dilontarkan oleh kedua pembesar negara ini mampu diwujudkan di tahun depan,” ucapnya. {Mirawati}

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini