medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Raksasa Coffee Shop Kampanye Anti Kemasan Kertas

Published in Internasional
Rabu, 23 Maret 2016 09:38
  • Email
Pelayan Starbucks memberikan cangkir kertas kepada pelanggan kedainya {Gambar: javalush.com} Pelayan Starbucks memberikan cangkir kertas kepada pelanggan kedainya {Gambar: javalush.com}

Medialingkungan.com – Raksasa coffee shop dunia, Starbucks, mengumumkan penawaran khusus bagi pelanggannya yang tidak menggunakan kemasan kopi (cangkir kertas) Starbucks. Pihak perusahaan yang memiliki sekitar 20 ribu kedai di seluruh dunia ini, menawarkan diskon 50 pence (Pecahan Pounds Sterling) atau setara Rp9500 jika membawa cangkir minuman sendiri untuk diminum di tempat.

Seperti diberitakan The Independent, Kebijakan ini mulai diterapkan pada April mendatang dengan diawali dua bulan percobaan. Setelah dievaluasi, kemungkinan akan diberlakukan permanen.

Regulasi korporasi kopi asal Amerika ini merupakan dukungan untuk kampanye mengurangi sampah cangkir kertas. Hal ini sekaligus menjawab kegelisahan internasional mengenai tingginya produksi sampah di dunia.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Starbucks menghabiskan 7 juta cangkir kertas di Inggris setiap hari dan 2,5 juta cangkir dibuang ke tempat pembuangan akhir. Setelah pengumuman ini, masyarakat menunggu korporasi kopi lain untuk membuat kebijakan yang sama.

Departemen Urusan Lingkungan, Pangan, dan Pedesaan Inggris menyangkal rencana adanya pajak terhadap cangkir kopi sekali pakai, setelah Menteri Lingkungan Inggris Rory Stewart menyarankan ide tersebut.

Stewart menunjuk keberhasilan pengenaan harga 5 pence untuk kantong plastik. Dia berpendapat retribusi yang sama untuk cangkir kopi yang tak dapat didaur ulang bisa menjadi item yang dikenai pajak.

Chef dan campaigner antilimbah Hugh Fearnley-Whittingstall mengatakan keputusan Starbucks memberikan diskon 50 pence kepada yang menggunakan cangkir sendiri adalah “lompatan seismik”.

Kabar tersebut datang setelah korporasi kopi besar, seperti Starbucks, Costa, dan Pret dituduh membuat klaim palsu tentang jumlah cangkir kertas mereka yang benar-benar didaur ulang.  Menurut Simply Cups, satu-satunya layanan daur ulang cangkir kertas di Inggris menyatakan, para korporat kopi tersebut hanya mendaur ulang satu dari 400 cangkir mereka.

Seperti yang telah ramai diberitakan di Inggris, sekalipun ‘tanda daur ulang’ ada di cangkir kertas jaringan kopi Costa, para ahli membongkar klaim jaringan tersebut. Cangkir mereka hanya dapat didaur ulang dalam pendauran ulang kertas campuran karena bagian dalamnya dilapisi plastik tipis yang disebut polyethylene.

Menanggapi isu yang beredar itu, Starbucks dalam situs resminya menyatakan, “Kami telah membuat kemajuan penting untuk mengurangi dampak limbah yang dihasilkan toko-toko kami. Kami berkomitmen mengurangi jejak lingkungan kita dengan berfokus pada tiga area utama, yakni mengurangi limbah yang berhubungan dengan bisnis kami, meningkatkan angka daur ulang, dan mempromosikan penggunaan cangkir yang dapat digunakan ulang.”

Starbucks berharap 100 persen cangkirnya dapat didaur ulang dan memastikan 5 persen konsumennya menggunakan cangkir yang telah didaur ulang ketika meminuman kopi hangat di tokonya. {Fahrum Ahmad}

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini