medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Energi Berkeadilan untuk Papua dan Papua Barat

Published in Nasional
Senin, 06 Maret 2017 22:37
  • Email
{Gambar: Wartapapua.com} {Gambar: Wartapapua.com}

Medialingkungan.com – Energi terbarukan saat ini menjadi fokus utama pembangunan dan pemerataan di Indonesia Timur. Upaya ini dalam rangka menerapkan energi terjangkau di Papua dan Papua Barat khususnya. Fokus pembangunan infrastruktur di sektor minyak dan gas bumi (Migas), ketenagalistrikan (Gatrik) dan energy baru terbarukan (EBT).

Melalui kegiatan diskusi dengan tema Visi Indonesia Sentris Pemerataan Papua (5/3/2017) bersama media, Menteri ESDM, Ignasius Jonan memaparkan bahwa saat ini lembaga penyalur BBM telah beroperasi di 7 kabupaten di Papua dan Papua Barat. Rencananya sampai tahun 2019 akan dibangun Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) di 33 kabupaten.

“Selain menciptakan kebijakan BBM Satu Harga, kami juga akan membuat terobosan disektor Migas melalui pembangunan infrastrukur Jaringan Gas Kota. Rencananya sampai tahun 2018 akan terbangun jaringan Gas Kota di 2 lokasi dengan 11.500 sambungan rumah tangga”, ujar Jonan.

Tidak sampai disitu, Kementerian ESDM juga berupaya mengelola Migas dengan proyek LNG Tangguh Train 3 yang target penyelesaiannya sampai tahun 2020. Untuk ketenagalistrikan, program listrik pedesaan juga akan dilanjutkan sampai 186 ribu pelanggan sampai tahun 2019.

Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) akan dibagikan ke 20 provinsi. Selain itu Energi Baru Terbarukan (EBT) akan menjadi fokus Kementerian ESM. Berbagai terobosan program akan terus dilakukan Kementerian ESDM, mengingat bahwa sampai saat ini ada 2.519 desa yang masih belum mendapatkan aliran listrik. {Suterayani}

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini