medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Konsorsium Berdaya Hijau-MCA Indonesia Adakan Program Perbaikan Tata Kelola Hutan di Luwu Timur

Published in Nasional
Jumat, 07 Oktober 2016 13:50
  • Email
Ir. Bachrianto Bachtiar selaku Steering Committee Konsorsium Berdaya Hijau – MCA Indonesia menyampaikan sambutan pada kegiatan Kick Off Meeting Program (Gambar: Cimeng) Ir. Bachrianto Bachtiar selaku Steering Committee Konsorsium Berdaya Hijau – MCA Indonesia menyampaikan sambutan pada kegiatan Kick Off Meeting Program (Gambar: Cimeng)

Medialingkungan.com - Konsorsium Berdaya Hijau, Millenium Challenge Account (MCA) Indonesia menggelar Kick Off Meeting Program untuk mensosialisasikan program hibah, yang berupaya meningkatkan pendapatan masyarakat melalui perbaikan tata kelola hutan yang berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Bupati Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan pada Selasa (04/10), yang di hadiri oleh 100 orang peserta termasuk pemerintah, LSM, kelompok masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Ir. Bachrianto Bachtiar yang bertindak selaku Koordinator Steering Committee Konsorsium Berdaya Hijau menyampaikan bahwa konsorsium ini terdiri dari 3 NGO yaitu Sulawesi Community Foundation (SCF) sebagai lead konsorsium, Nusa Celebes Center (NCC),  dan Generasi Muda Pecinta Alam Luwu Timur (GEMPAWA LUTIM), serta 3 Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR) Kecamatan Burau, Kecamatan Wotu dan Kecamatan Mangkutana.

Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui perbaikan tata kelola hutan rakyat yang berkelanjutan. Tak tanggung-tanggung, proyek ini menawarkan peningkatan pendapatan masyarakat ataupun kelompok tani mencapai 40% yang juga sejalan dengan perbaikan tata kelola hutan.  Selain itu, proyek ini juga akan memberi kontribusi terhadap penyerapan gas rumah kaca.

Pada kerangka proyek ini, digambarkan bahwa akan dilakukan penguatan pada 7 Kelompok Tani Hutan dilevel kecamatan, yang terdiri dari 60 Desa yang nantinya akan betul-betul memperhatikan orang-orang yang kurang beruntung atau kelompok rentan, dan kelompok perempuan untuk menjalankan usaha pembibitan, membangun unit usaha pengelolaan kayu (veneer), serta memastikan pasar dan kayu tersebut berasal dari sumber yang legal dan dikelola secara berkelanjutan.

Pada kegiatan Kick Off Meeting Program ini juga telah ditandatangi Nota Kesepakatan (MoU) antara Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Luwu Timur dengan Konsorsium Berdaya Hijau - MCA Indonesia. Nota Kesepakatan ini berisi komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program tersebut. (Suterayani)

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini