medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Makassar Gelap Disambut Gembira

Published in Nasional
Minggu, 29 Maret 2015 11:28
  • Email
Personil Earth Hour dan Beberapa perwakilan komunitas dan pemerintah melakukan switch on setelah satu jam memadamkan listrik (Gambar:FahrumAhmad) Personil Earth Hour dan Beberapa perwakilan komunitas dan pemerintah melakukan switch on setelah satu jam memadamkan listrik (Gambar:FahrumAhmad)

Medialingkungan.com- “Makassar Gelap” yang dilaksanakan oleh Earth Hour yang digelar di Lapangan Karebosi Makassar pada pukul 19.15 WITA sabtu malam berlangsung dengan sangat meriah. Kegiatan ini merupakan acara tahunan dari Earth Hour yang mengajak publik untuk melakukan aksi kecil untuk perubahan besar dengan mematikan lampu/barang elektronik lain yang tidak terpakai selama 60 menit.

Acara ini dimeriahkan oleh kehadiran komunitas-komunitas Makassar seperti komunitas dari JCI Indonesia chapter Makassar, sahabat Noah Makassar, My Trip My Adventure, Hilo Green, Indorunners Makassar, komunitas reptil dan masih banyak lagi. 

Dalam sambutannya, Andi Ahmad Hasan yang merupakan Koordinator Earth Hour Kota Makassar menyampaikan bahwa Earth Hour adalah gerakan, melalui gerakan ini instansi pemerintah, swasta, komunitas, dan semua warga Makassar ia harap bisa teredukasi untuk bergaya ramah lingkungan.

“Salah satu yang telah dilakukan oleh Earth Hour adalah penanaman pohon. Ini sesaui dengan tema acara ini adalah Change Climate Change, kami berharap dapat mengurangi dampak climate change walaupun tidak banyak,” tambahnya.

Acan, sapaan akrab Ahmad Hasan juga mengungkapkan, kegiatan ini tak berhenti dan hanya berlangsung sebagai ceremony saja. “Namun, kegiatan ini bisa menjadi virus gaya hidup ramah lingkungan yang tersebar melalui komintas, pemerintah, dan private.”

Sementara itu, perwakilan WWF Indonesia yaitu Budi mengatakan, aksi yang dilakukan oleh Earth Hour merupakan aksi untuk pengurangan energi. Ia berharap agar aksi ini menjadi gaya hidup sehari-hari. Selain itu, ia juga mengajak partisipan yang lebih banyak dari pemerintah untuk berkolaborasi bersama Earth Hour Makassar. “Saya yakin bahwa pemeirntah kota ingin terlibat langsung dalam kegiatan yang berbau lingkungan.”

Harapan tersebut juga dibenarkan oleh Azis Abdullah, yang merupakan perwakilan dari Dinas Pertanaman Kota. Menurutnya, semua pihak seharusnya saling bahu membahu apalagi dalam kagiatan Makassar tidak rantasa, karena menurut beliau, Makassar sangat kental dengan budaya malunya, jadi masyarakat sangat malu jika dikatakan rantasa’ (kotor).

Adapun item kegiatan dari acara ini yaitu tarian 4 etnis, kemudian terdapat item kegiatan yang unik yaitu komunitas Indorunners yang berlari sepanjang 7 km, yaitu mulai dari Jln Achmad Yani, Haji Bau, Jalan Jenderal Sudirman dan finish di jalan Achmad Yani. Kegiatan tersebut dilakukan bukan untuk adu kecepatan, namun bertujuan untuk mengkampanyekan kegiatan aksi lingkungan yang dilakukan Earth Hour Makassar.

Puncak acara dari kegiatan ini yaitu switch off dengan mematikan listrik di tempat kegiatan dan sekitar lapangan karebosi, monument mandala, Trans Studio, Mall Ratu Indah, sepanjang anjungan Pantai Losari, lampu jalan sepanjang jalan Achmad Yani, jalan Jenderal Sudirman,R.A Kartini, jalan penhibur. Dan berbagai hotel seperti Aryaduta Makassar, Browcyl Indonesia, Singgasana Horison Ultima, dan Swiss Bell in, yang mulai dari pukul 20.30-21.35 WITA.

Selama switch off berlangsung, penonton disuguhkan performance dari cheerleader SMA Negeri 1 Makassar. Dan performance dari Rizcky de Kaizer yang membuat penonton wanita histeris, dan performance dari Yunita Idol yang juga merupakan duta dari Earth Hour.

Selain itu, performance dari Comic Circle, Malam Puisi, Music Classic, Matoku Performance dan band (Sahabat Band) yang ikut melengkapi item kegiatan dari Earth Hour.

Aksi nyata Earth Hour masih akan berlanjut untuk melakukan konservasi terhadap lingkungan hidup. “Kami akan kembali beraksi pada April mendatang. Tapi untuk kegiatannya masih rahasia,” ujar Acan.

Tetapi Acan membocorkan sepotong untuk gambaran kegiatan Earth Hour Makassar selanjutnya. “Mungkin mainnya di pesisir, mungkin mangrove atau mungkin juga coral,” tambahnya. (Andi Hardianti)

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini