medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com
medialingkungan.com
www.yoursite.com
Pasang Iklan Baris disni info@medialingkungan.com

Ada Beberapa Sumber Energi Alternatif yang Dapat Dikembangkan di Indonesia

Published in Opini
Jumat, 21 November 2014 14:21
  • Email
Arif Hidayat S,Hut (Gambar: Istimewa) Arif Hidayat S,Hut (Gambar: Istimewa)

Oleh: Arif Hidayat S,Hut, Kontributor Medialingkungan.com

Pemerintah indonesia di bawah kepemimpinan Jokowidodo (Jokowi) saat ini menghadapi masalah Pro dan Kontra terkait kenaikan harga bensin jenis premium. Tak bisa dipungkiri bahwa bensin premium ini sudah menjadi semacam kebutuhan primer bagi masyarakatIndonesia.

Paradigma masyarakat seperti ini seharusnya di ubah mulai dari sekarang– sumberenergi alternatif bisa menjadi solusinya.Di negara-negara eropa,Penggunaan energi alternatif menjadi solusi tepat suatu bangsa terkait masalah kenaikan harga bahan bakar fosil. Hal tersebut juga mengurangi ketergantungan pada berbagai negara lain pada pasokan minyak.

Selain itu, sumber energi alternatif akan membatasi konsumsi sumber energi tak terbarukan seperti minyak bumi dan batubara, dan yang paling penting, mengurangi pencemaran lingkungan dan efek negatif pada sumber daya alam seperti air, tanah, udara, hutan, dsb.

Berikut ini sumber energi alternatif yang dapat dikembangkan di indonesia menurut sumber yang di himpun Medialingkungan.com:

  1. Sinar Matahari, Sinar matahari ternyata bisa menjadi sumber energi untuk membuat panel surya yang bisa dimanfaatkan untuk memasak. Sinar matahari memang sudah sejak lama digunakan untuk menciptakan panel surya yang lebih murah dan hemat. Bahkan panel surya bisa digunakan dalam bidang teknologi seperti transportasi, komunikasi, dan lainnya.
  1. Listrik, Listrik berpotensi menjadi sumber energi alternatif untuk masa depan. Hanya saja, di sebagian belahan dunia, listrik masih menjadi sumber daya langka yang belum tersebar merata. Namun di masa depan, mobil bertenaga listrik tetap menjadi solusi yang menjanjikan. Ini didukung oleh banyak pabrikan mobil yang sudah mulai memproduksi mobil listrik.
  1. Angin, Angin menjadi salah satu sumber energi terbarukan untuk menggantikan bensin. Manusia bisa memanfaatkan angin untuk menghasilkan listrik, memompa air, menambang, hingga mambajak sawah dengan menggunakan kincir angin. Kincir angin memang sejak zaman dahulu sudah digunakan oleh manusia, untuk pembangkit listrik. Selain murah, menggunakan angin juga tidak menimbulkan polusi untuk manusia.
  1. Gas Alam, Gas alam merupakan sumber energi bersih yang juga tersedia dalam jumlah besar. Gas alam diperoleh langsung dari alam atau dari hasil sampingan pengeboran minyak bumi. Gas alam dikenal memiliki emisi buang lebih rendah dibanding bensin atau solar sehingga lebih ramah lingkungan. Fakta juga menunjukkan gas alam mengeluarkan emisi karbon monoksidan 90 persen lebih rendah dibandingkan bensin atau solar.
  1. Etanol atau Metanol, Bahan bakar ini merupakan varian dari alkohol dan dapat dihasilkan dari gas alam atau sumber daya alam lain yang mengandung karbon. Masa depan alkohol sebagai bahan bakar alternatif cukup menjanjikan yang didukung oleh tingkat polusi rendah sehingga lebih ramah lingkungan. Etanol atau metanol juga relatif lebih murah diproduksi, meskipun sebagian masih bergantung pada cadangan gas alam.
  1. Hidrogen, Hidrogen diproduksi dengan memecah gas alam dan sumber daya lain yang sejenis. Namun, sumber terbesar hidrogen adalah air. Ketika teknologi untuk mensintesis hidrogen dari air telah ekonomis, hidrogen berpotensi besar menjadi arus utama bahan bakar di masa depan. Banyak penelitian masih harus dilakukan, namun potensi hidrogen sebagai bahan bakar alternatif jelas tidak bisa diremehkan.
  1. Biomassa, Biomassa adalah suatu bahan yang diperoleh dari makhluk hidup baik masih hidup atau baru mati yang dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif dalam jumlah yang besar. Pada umumnya biomassa berasal dari tanaman namun juga terdapat biomassa dari hewan. Biomassa dapat merujuk pada limbah pertanian atau peternakan seperti jerami, serbuk gergaji, kotoran hewan, sampah dapur, dan sebagainya.
  1. Urine, Di indonesia sudah dilakukan penelitian penggunaan urine atau air seni ini sebagai pengganti BBM menurut penelitian yang dilakukan dua siswa Jurusan IPA SMA Negeri 10 Malang, bernama Nurul Inayah dan Nando Novia. Menurut kedua peneliti muda tersebut, cara mengubah urine ini menjadi sumber energi alternatif cukup dengan memanaskan air seni yang mengandung senyawa amonia secara perlahan. Urine pun akan berubah menjadi gas amonia. Gas ini kemudian dimasukkan ke dalam sel bahan bakar, sejenis generator, dan digunakan untuk memproduksi energi listrik.
  1. E85, E85 adalah jenis bahan bakar yang bisa digunakan sebagai alternatif bagi bensin. E85 adalah campuran etanol 85 persen dan 15 persen bensin. Kelemahannya, E85 kurang efisien dibandingkan dengan bensin. Dibutuhkan dua kali E85 lebih banyak dibanding bensin untuk menempuh jarak yang sama.

Berita Terbaru

Dibaca Terbanyak

Opini

QR Code
Copy/Share link halaman ini