DPR Desak Perlindungan Danau Toba

 DPR Desak Perlindungan Danau Toba

Danau Toba berada di Provinsi Sumatera Utara (gambar : dok)


Medialingkungan.com – Komisi VII DPR RI mengadakan Rapat Kerja dengan mengikutsertakan Menteri Negara Lingkungan Hidup, Badan Reserse Kriminal Polri serta Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Kementerian Kehutanan RI guna membahas persoalan pelestarian lingkungan hidup.

Rapat ini diagendakan untuk mengusut lebih jauh kasus perusakan lingkungan di sekitar Danau Toba, akibat penebangan pohon di Hutan Tele di Kabupaten Samosir.

Rapat yang diselenggarakan senin lalu itu dilakukan untuk mensinergikan pihak-pihak yang berkewenangan dalam memonitoring kasus-kasus yang diduga merusak lingkungan hidup.

“Kasus tersebut telah melanggar Undang – undang Nomor 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup, kerusakan alam ini harus terus dimonitoring karena ini titipan anak cucu kita,” ujar Milton Pakpahan selaku Pemimpin Rapat Kerja Komisi VII , di Gedung DPR, Senin (07/07).

Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya berpendapat, masalah lingkungan hidup kerap kali termarjinalkan. Ia mengklaim, pihaknya telah melakukan tindakan nyata dengan membawa Danau Toba dan danau – danau di Indonesia pada acara di Roma.

Sedangkan dari pihak Bareskim yang diwakilkan oleh Anas Yusuf mengatakan, saat ini kepolisian tengah bersiap melakukan monitoring dan akan berkoordinasi lebih lanjut ke daerah.

Selain itu, pihak kepolisian berjanji akan memperlihatkan keseriusannya untuk masalah-masalah lingkungan hidup.

Dalam forum itu, Komisi VII juga mendesak kepada Menteri Lingkungan Hidup, Kepolisian serta Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam untuk melihat perijinan PT Gorga Duma Sari, PT. Aqua Farm, PT. Alegrindo Nusantara.

Rapat Kerja Komisi VII ini menghasilkan beberapa agenda lanjutan sebagai rencana tindak lanjut rapat kerja tersebut, diantaranya akan mengadakan kunjungan dan rapat kerja yang dilakukan di Danau Toba, serta  membuat miniatur 


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *