Kehutanan Dalam Telepon Genggam

 Kehutanan Dalam Telepon Genggam

Kehutanan di Tangan anda


Oleh Ikarurul Ahrul

Hutan Indonesia yang sangat luas perlu diurus dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan umat manusia. Pengurusan hutan yang baik dibutuhkan data/informasi tentang keadaan hutannya. Salah satu unsur yang dibutuhkan untuk melihat kondisi hutan ini adalah adanya peralatan untuk mengukur tapak dan potensinya.

Banyaknya peralatan yang di gunakan untuk mengidentifikasi dan inventarisasi potensi kehutanan dibutuhkan peralatan-peralatan yang tidak sedikit dengan harga peralatan yang cukup mahal. Sebagai contoh harga Hagameter (alat ukur tinggi pohon) sekitar Rp.6.000.000,-, Kompas sekitar Rp. 1.500.000,-, Clinometer (alat ukur kemiringan lapangan) sekitar Rp. 2.000.000,- GPS Sekitar Rp. 3.000.000,- Altimeter (alat ukur ketinggian tempat di atas permukaan laut) sekitar Rp. 2.000.000,-, Spiegel Relaskop (alat ukur bidang dasar) sekitar Rp. 30.000.000,-.

Selain mahal, untuk membawa semua alat tersebut akan merepotkan petugas kehutanan di lapangan. Sebagai gantinya dari semua peralatan tersebut, seorang petugas kehutanan cukup membawa satu buah Telepon Selular (Smart phone) yang akan menggantikan semua fungsi alat ukur tersebut.

Keguanaan lain dari Ponsel khususnya di bidang kehutanan yaitu dapat menentukan Indek Bahaya Kebakaran Hutan (nama aplikasinya Forest Fire Danger Meter). Variabel/data yang dibutuhkan untuk menghitung indek ini adalah; temperatur, kecepatan angin, jumlah bahan bakar, kelembaban relatif, faktor kekeringan, dan kemiringan lapangan. Hasil yang akan didapatkan adalah Forest Danger IndexFlame Height (m), Rate of spread (km/jam), dan Spotting Distance (km). Aplikasi-aplikasi yang lain untuk kebakaran hutan ini diantaranya adalah Fire Behaviour Calculator beta, Active Widland Fire Map dan masih banyak yang lainnya.

 


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *