Bumi Demam; NTB Terpanas di Indonesia

 Bumi Demam; NTB Terpanas di Indonesia

Foto pesisir di Bima, Nusa Tenggara Barat (Gambar: Kahaba)


Medialingkungan.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau akan beralih pada bulan November mendatang. BMKG mengatakan, puncak kemarau berada pada bulan Oktober ini.

Untuk wilayah Bekasi panas normalnya saja bisa mencapai 36 derajat Celcius. “Pantauan kami suhu di Bekasi sekitar 35-36 derajat celcius. Ini masih normal, karena rata-ratanya 35 derajat,” kata Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kukuh Ribudiyanto kepada detikcom, pada Sabtu (11/10). 

Kukuh berasumsi bahwa suhu di Bekasi tentu tak lebih panas dari di Jakarta. Tolak ukurnya sederhana. Di Kota Bekasi menurutnya masih banyak ditumbuhi pepohonan yang meminimalisir terik langsung matahari dan menyerap karbon, sehingga panasnya tak melebihi dari Kota Jakarta yang jumlah pohonnya jauh lebih sedikit.

BMKG mencatat, wilayah dengan suhu terpanas di Indonesia adalah Bima, NTB. “Suhu di Bima sampai 38 derajat celcius,” imbuh Kukuh.

Lebih lanjut ia jelaskan Kukuh, pantulan sinar masuk dari matahari ke bumi sangat maksimal. Hal ini dikarenakan terjadinya siklon tropis. Fenomena ini membuat lapisan atmosfer tidak berawan sehingga intensitas sinar yang masuk, jumlahlahnya lebih besar, dan ditambah lagi karena posisi matahari saat ini yang berada di dekat equator. Oleh sebab itu, suhu udara terasa lebih panas. (MFA)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *