Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Satwa Khas Jawa ‘Owa Jawa’ Dilepasliarkan di Gunung Malabar
Perhutani Divisi Regional Janten melakukan pelepasan owa jawa (gambar:perhutani)
Medialingkungan.com – Direktorat Jendral Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan Perum Perhutani dan Yayasan Owa Jawa melepasliarkan satu keluarga Owa Jawa (Hylobates moloch) ke hutan pada (27/03/2014) setalah Sebelumnya, pada tahun lalu (15/6/2013), sepasang Owa Jawa (Kiki dan Sadewa) telah dilepasliarkan lebih dahulu di lokasi hutan yang sama oleh Perhutani.
Owa jawa bernama Bombom (betina), Jowo (jantan), Yani (betina) dan Yudi (jantan) itu merupakan hewan peliharaan masyarakat yang sudah menjalani rehabilitasi selama enam tahun di Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi Owa Jawa di Resort Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat.
Pelepasliaran Owa Jawa itu merupakan bagian dari upaya konservasi Owa Jawa dan pemeliharaan hutan lindung di Gunung Malabar. Kawasan Hutan Lindung Gunung Malabar dipilih sebagai tempat pelepasliaran setelah melalui serangkaian survei kelayakan habitat untuk memastikan ketersediaan pohon pakan dan keamanan.
Satwa ini termasuk satwa langka yang dilindungi dalam UU dan masuk dalam appendix I CITES (Convention of international in Trade of Endangered Spicies) yang harus melibatkan partisipasi dari banyak pihak. Oleh sebab itu, program ini juga merupakan contoh public-private partnership yang dipercaya menjadi dasar pembangunan hutan berkelanjutan. sekaligus salah satu bentuk tanggungjawab Perum Perhutani dalam melestarikan satwa kebanggaan Indonesia melalui pengelolaan hutan lestari ini. (MFA)