Selamatkan Bumi Kita dari Pemanasan Global

 Selamatkan Bumi Kita dari Pemanasan Global

Ilustrasi (Gambar: istimewa)


Oleh : Al Qadriani Nurlina – SMK Kehutanan Widya Nusantara

Pemanasan global adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi (*Wikipedia indonesia). Faktor yang menyebabkan terjadinya pemanasan global adalah aktivitas eksploitasi hutan secara berlebih, polusi karbondioksida dari kendaraan dan pembangkit listrik serta penggunaan pupuk kimia yang mengandung nitrogenoksida. Salah satu faktor dari pemanasan global yang perlu mendapatkan perhatian lebih dari kita semua adalah aktivitas eksploitasi hutan secara berlebih.

Eksploitasi hasil hutan yang tidak terkendali menyebabkan ketidak seimbangan proses kehidupan ekosistem alam. Penebangan pohon secara illegal logging, pengerukan tanah hutan untuk pembangunan gedung pencakar langit, dan pembebasan lahan hutan dengan cara dibakar sebagai suatu alasan yang tidak dibantahkan kenapa bumi kita semakin tidak nyaman.

Riau, kota yang seharusnya sejuk dan indah karena dikelilingi oleh hutan-hutan yang dapat memberikan banyak oksigen untuk dihirup masyarakatnya, sekarang telah berubah menjadi kota pekat dan mencekam. Ancaman penyakit paru-paru menjadi taruhan bagi saudara kita di Riau untuk mempertahankan tanah kelahirannya itu untuk tetap mereka tinggali.

Di Indonesia, dampak pemanasan global kini telah terasa seperti cuaca yang tidak teratur. Pemanasan global terjadi akibat banyaknya ekploitasi hutan yang dipergunakan untuk perluasan pembangunan. Hutan di Indonesia mulai berkurang, sehingga tidak ada lagi yang mampu menyerap karbondioksida sehingga karbondioksida tersebut berkumpul di atmosfer yang mengakibatkan lapisan ozon mulai menipis, perlahan sinar matahari mulai menembus ke bumi. Akibat dari itu membuat suhu panas di bumi meningkat, yang mengakibatkan suhu di bumi tidak seperti dulu lagi, dimana keadaan udara sejuk, bisa banyak mendapatkan oksigen karena adanya pepohonan, tapi kini semuanya hilang secara perlahan-lahan.

Siklus pemanasan global

Meningkatnya suhu global di Indonesia diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti meningkatnya intensitas cuaca yang ekstrim. Akibat dari dampak pemanasan global di Indonesia dapat mempengaruhi  pertanian, hasil hutan dan lainnya.

Selain itu, penggunaan kendaraan bermotor yang meningkat pesat membuat karbondioksida tambah banyak. Meningkatnya kandungan karbondioksida di udara, dapat memperparah kondisi lapisan ozon yang semakin menipis. Hal tersebut makin diperparah dengan jarangnya hutan karena, saat ini kepedulian masyarat terhadap bumi sudah menurun. Bila hal ini terus terjadi , maka bumi ini akan habis dan kita sebagai makhluk yang tinggal di bumi ini akan merasakan panas yang sangat luar biasa akibat oleh sinar matahari yang menembus secara langsung ke bumi.

Sebagai generasi muda  ini tugas kita agar menjaga bumi, sebab apabila tidak di cegah dari sekarang maka akan berlanjut hingga ke masa depan. Bumi ini di ibaratkan berada di dalam botol kaca, apabila terkena sinar matahari, maka botol kaca tersebut akan menyerap panas lalu suhu bumi yang berada di dalam botol tersebut akan terasa panas.

Kita sebagai generasi muda wajib untuk saling mengingatkan sesama bahwa betapa pentingnya menjaga bumi kita ini. Dengan cara menanam pohon agar apabila semakin banyak pohon yang ditanam maka semakin banyak menyerap karbondioksida sehingga udara yang tadinya tercemar akan terasa sejuk dipenuhi kandungan oksigen akibat dari sistem fotosintesis pada pohon, maka perlahan-lahan lapizan ozon yang tadinya menipis akan kembali seperti semula.

Apabila hal ini di lakukan oleh masyarakat Indonesia maka pemanasan global akan menurun. Marilah kita sama-sama selamatkan bumi kita dari pemanasan global.


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *