Hutan Adat, Supermarket Masyarakat Dayak Iban

 Hutan Adat, Supermarket Masyarakat Dayak Iban

Pondok peristirahatan yang diberi nama Lubuk Rupon ini terletak di antara hutan sekunder dan hutan primer masyarakat adat Sungai Utik (Gambar: Mongabay Indonesia)


Medialingkungan.com – Hutan Adat Iban bagi masyarakat Sungai Utik tidak hanya sekedar hutan yang harus dijaga kelestariannya, tetapi merupakan sumber kehidupan. Hutan dengan luas yang mencapai 9.452,5 Ha itu memiliki berbagai macam jenis tumbuhan, baik kayu maupun non kayu. Selain itu juga terdapat berbagai macam tanaman obat. Tak heran jika masyarakat Dayak Iban di Sungai Utik menyebut hutan adat di wilayah mereka sebagai supermarket. “Hutan adat ini bagi kami adalah supermarket. Ini juga cadangan kehidupan,” ujar masyarakat Dayak Iban.

Masyarakat setempat tetap menjaga hutan adat mereka sebagai warisan leluhur yang tidak pernah tergantikan oleh apapun. Keteguhan mereka untuk tetap menjaga kawasan hutan adat itu bahkan berakibat munculnya stigma negatif. Dimana masyarakat sungai utik dianggap masyarakat jelek, karena menolak pembabatan hutan, menolak perkebunan sawit dan bahkan masyarakat disana dicap tidak mau duit.

“ini adalah warisan leluhur kami. Kami harus jaga. Kita tidak tahu, di dalam sana ada apa? Apakah ada emas, minyak atau apa pun. Ini semua adalah asset. Jika hutan di Indonesia ini rusak, mereka, anak cucu kami akan belajar dimana,” ujar Apai Janggut, laki-laki yang juga merupakan pejuang lingkungan setempat, seperti yang dilansir oleh Pontianakpost.com.

Menurutnya kita seharusnya bersyukur telah diberikan tanah yang subur, tanah yang memberi kehidupan, baik bagi manusia maupun hewan di dalamnya. “Sedangkan udara yang kita hirup sekarang, adalah nafas hidup orang Iban. Tidak ada polusi. Udara kami segar. Ini salah satu alasan kenapa kami menjaganya,” lanjutnya.

Komitmen masyarakat adat ini tetap terjaga sampai sekarang. Masyarakat dapat hidup, tumbuh, dan berkembang karena hutan dan sungai yang mengalir di sekitar kampung mereka. Berbagai manfaat tumbuhan hutan dimanfaatkan untuk berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari. {Mirawati}


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *