Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Potensi Kelautan Tandingi Potensi Tambang Emas
Hasil laut indonesia menyimpan banyak potensi (gambar:dok)
Medialingkungan.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Sharif Cicip Sutardjo menyatakan, luas indikatif potensi lahan budi daya laut nasional mencapai 4,58 juta. Namun, baru sekitar 2 persen di antaranya yang telah dimanfaatkan.
“Ini merupakan tambang emas yang belum tergali,” kata Sharif melalui siaran pers, awal Mei lalu.
Menurut Sharif, pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara intensif terus mengupayakan pengembangan kawasan budi daya laut atau marikultur. Ia menyadari komoditas budi daya laut mempunyai nilai ekonomis tinggi dari tahun ke tahun.
“Permintaan komoditas marikultur cenderung semakin meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Sharif menjelaskan, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi tinggi sebagai area pengembangan budidaya laut. Tercatat, hingga tahun 2011 pemanfaatan budidaya laut hanya seluas 115,03 hektare, sementara luas area budidaya laut mencapai 2.642 hektare. Ini merupakan peluang bagi para penggiat perikanan khususnya di Provinsi NTB.
Sharif menambahkan, potensi marikultur ini perlu diperkenalkan kepada investor dengan konsep usaha industri budi daya laut yang berkelanjutan. Hal ini akan mendorong pertumbuhan dan pergerakan ekonomi serta pemberdayaan masyarakat di pesisir dan pulau-pulau kecil.
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi mengakui, hasil laut Indonesia berupa ikan dan udang merupakan salah satu komoditas ekspor utama. Tahun lalu, nilai ekspornya mencapai US$ 2,85 miliar. Dalam triwulan pertama tahun ini, ekspornya sudah mencapai US$ 735,8 juta atau naik 22,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. “Ini harus terus kita dorong,” ujarnya. (MFA)