Asiknya Berenang Bersama Ubur-ubur di Danau Kakaban

 Asiknya Berenang Bersama Ubur-ubur di Danau Kakaban

Menyelam Bersama Ubur-ubur di Danau Kakaban, Kalimantan Timur (Gambar: Istimewa)


Medialingkungan.com– Danau Kakaban terletak di Pulau Kakaban, Kalimantan Timur. Letaknya tidak jauh dari Pulau Derawan, Pulau Kakaban adalah salah satu dari total 31 pulau yang tergabung dalam Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Pulau Kakaban masih cenderung murni dan jarang dikunjungi orang karena lokasi jauh terpencil dan belum ada sarana transportasi yang memadai layaknya tempat wisata alam lainnya.

Keunikan dari danau ini yaitu memiliki ubur-ubur tanpa sengat. Ada empat jenis ubur-ubur yang bersarang di danau tersebut, ubur-ubur bulan Aurelia aurita, ubur ubur totol Mastigias cf papua, ubur-ubur kotak Tripedalia cystophora, dan ubur-ubur terbalik Cassiopea ornata. Yang paling sering dijumpai ubur-ubur totol dan ubur-ubur terbalik.

Ubur-ubur terbalik paling unik karena ubur-ubur ini berada di dasar danau dengan tentakel menghadap ke atas. Suatu hal yang aneh, karena biasanya ubur-ubur berada di atas dengan tentakel menghadap ke bawah.

Menurut para ahli, sengat pada ubur-ubur tidak sepenuhnya hilang. Namun, sengat ini kemudian melemah setelah berevolusi selama jutaan tahun. Konon alasannya karena tidak ada predator yang mengancam ubur-ubur yang berada di danau asin tersebut.

Tumbuhan dan hewan penghuni ekosistem Danau Kakaban pada dasarnya adalah ekosistem yang sama dengan yang hidup di air laut. Di Danau ini, tidak hanya ubur-ubur yang kita jumpai, namu ada juga binatang air yang lainnya seperti, alga laut, anemon, ketimun laut (teripang), spons, kepiting, beragam jenis ikan dan lain sebagainya.

Namun begitu, selama ribuan tahun, danau yang terisolasi akibat terjadinya proses pengangkatan atol ini membuat penghuninya melewati serangkaian perubahan (evolusi) demi menyesuaikan dan bertahan hidup di dalam lingkungan air payau. Danau ini menampung air hujan yang kemudian bercampur dengan air laut sekitar yang dapat masuk ke danau melalui celah-celah batuan karang dan menciptakan ekosistem sendiri yang berbeda dan langka.

Satu hal yang harus diingat saat berenang di danau ini adalah jangan menggunakan kaki katak atau fin, karena benda ini akan membahayakan ubur-ubur bila terkena atau tertendang fin saat kita berenang, dikhawatirkan banyak ubur-ubur yang mati, jadi berenanglah dengan hati-hati dan tetap menjaga kelestarian biota Danau Kakaban. (TAN)

 


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *