Kado BUMN Bagi Masyarakat Muara Angke Adalah Bau Busuk Hilang

 Kado BUMN Bagi Masyarakat Muara Angke Adalah Bau Busuk Hilang

Menteri BUMN, Rini Soemarno beraksi memunguti sampah di Muara Angke Sabtu Pagi, (08/08) (Gambar: liputan6)


Medialingkungan.com – Menyambut HUT RI ke-70, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama sejumlah perusahaan ternama di Indionesia seperti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), dan tidak lupa juga kesatuan Indonesia yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang menggelar kegiatan social dan peduli lingkungan, Sabtu (08/08).

Kado HUT ke-70 dari BUMN bagi masyarakat Muara Angke dan sekitarnya tidak akan mencium bau busuk lagi dari tumpukan sampah. “Kami telah siapkan 33 truk dan alat berat yang dikerahkan untuk mengangkut sampah yang telah lama menumpuk dan membawanya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” ujar Menteri BUMN, Rini Soemarno, seperti yang dikabarkan okezone.

Pembersihan sampah tersebut merupakan bagian utama dari program Senyum Hijau Kampoeng Angke yang difokuskan dan dilaksanakan di Muara Angke, Jakarta, katanya.

Muara Angke yang tadinya hijau dengan tanaman Mangrove, saat ini kondisinya gersang, air laut sudah jauh masuk ke lingkungan pemukiman dan berpengaruh negatif bagi penyediaan air bersih. Sampah di Muara Angke juga telah menyebabkan rusaknya tanaman mangrove.

Dia mengungkapkan, tujuan kegiatan Senyum Hijau Kampoeng Angke ini adalah untuk mengganti sampah dengan pohon, dari membersihkan dan kemudian mentransformasikan Kampoeng Muara Angke menjadi sebuah perkampungan nelayan yang hijau nan Asri.

Hadir juga pada kesempatan tersebut, Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni, Pembina Green Smile Indonesia, Laksamana Madya, TNI (Purn), Dadang Irawan, tokoh lingkungan hidup, Erna Witoelar, aktivis lingkungan hidup, warga Muara Angke, dan mahasiswa.

Lain halnya, Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni menyatakan, BNI berupaya memberikan kontribusi terhadap program pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat nelayan di kawasan pesisir, melalui pemberdayaan usaha Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional (PHTP) dan memelihara lingkungan hidupnya agar memberikan tempat tinggal yang sehat.

Achmad berharap Kampoeng BNI Muara Angke akan menjadi perkampungan pengolahan ikan asin yang hijau, asri, bersih, dan sehat. (Angga Pratama)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *