Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
BLI KLHK Kunjungi KPHP Banjar
Ilustrasi gambar (Gambar: Pemkab.Banjar)
Medialingkungan.com – Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berkunjung dan berdialog di Kantor Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (06/10). Kunjungan ini merupakan bentuk kontribusi Puslitbang dalam pengelolaan (di tingkat tapak) Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Model Banjar.
Hal ini sesuai dengan amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2015-2019 bahwa semua eselon I lingkup KLHK harus mendukung pengelolaan hutan di tingkat tapak.
Ketua tim pilot iptek hasil riset BLI, Atok Subrianto mengatakan, perlu sinergitas antara pusat hingga ke tingkat tapak, utamanya untuk isu-isu strategis, kendala hingga permasalahan yang dihadapi. Untuk itu, menurut Atok dibutuhkan data awal untuk memberikan gambaran mengenai pengelolaan yang akan dilaksanakan.
“Kunjungan tahap awal ini bertujuan untuk mengidentifikasi SDM, potensi di kawasan kerja KPHP Model Banjar dan stakeholder yang terlibat. Data yang dikumpulkan bisa data primer maupun sekunder,” kata Atok di KPHP Model Banjar.
Atok menambahkan, hasil kunjungan ini akan digunakan sebagai bahan merumuskan materi Focus Group Decision (FGD) sehingga transfer paket iptek hasil riset BLI dan upaya peningkatan kapasitas SDM di KPHP Model Banjar dapat tepat sesuai kebutuhan dan sasaran yang diharapkan.
Sementara itu, Sekretaris KPHP Model Banjar, Juliman mengatakan, dengan adanya pengembangan pilot riset iptek di KPHP Model Banjar ini dapat membantu menyelesaikan kendala dan tantangan dalam pengelolaan KPHP Model Banjar.
“Masalah tenurial ini merupakan prioritas utama yang harus diselesaikan pengelola dengan skema kemitraan,”kata Juliman.
Juliman berharap agar dalam pengembangan pilot iptek ini, BLI dapat bersinergi dan bekerjasama dengan eselon I lainnya, terutama Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, dan Ditjen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari. {Fahrum Ahmad}