Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Walhi: Hanya 7 Persen Caleg Mau Perbaiki Lingkungan
atribut caeg terparkir tepat di pohon-pohon tengah kota (gambar:istimewa)
Medialingkungan.com – Masalah lingkungan belum menjadi agenda utama dalam dunia perpolitikan Indonesia.Padahal fakta yang terjadi dilapangan, bahwa masalah lingkungan yang terjadi merupakan produk kebijakan yang turut melibatkan DPR RI.
Sebuah studi yang dilakukan WALHI sejak Desember 2013 – Februari 2014, terhadap 6561 caleg dari 6607 caleg keseluruhan yang ada di website Komisi Pemilihan Umum menujukkan hanya 7% caleg yang pro-lingkungan. Caleg tersebut berasal dari 12 parpol.
Indikator yang digunakan dalam kajian indeks kualits caleg DPR RI ini didasarkan pada empat aspek yaitu integritas, komitmen, kepemimpinan dan kompetensi para caleg. Studi ini melihat komitmen caleg terhadap perjuangan isu-isu lingkungan hidup, rekam jejak mereka dalam menjadi pelaku atau pendukung pengrusakan lingkungan hidup hingga keterlibatan terhadap korupsi.
Minimnya kepedulian caleg ini sangat memprihatikan. Apalagi caleg-caleg tersebut berada pada nomor urut bawah. Kecerdasan pemilih menjadi kunci perbaikan lingkungan kedepan.
Dikutip dari website resmi Walhi, M.Irsyad Thamrin salah satu Dewan Nasional Walhi mengatakan,“Dengan kualitas caleg seperti yang ada saat ini, diperlukan tekanan yang kuat dan meluas dari seluruh komponen bangsa untuk mendesakkan agenda penyelamatan bangsa agar menjadi agenda politik utama para caleg dan partai-partai politik. Warga pemilih, khususnya para pemilih muda dan pemula, juga harus memperhatikan hal ini dengan seksama dan ikut mendesakkan agenda penyelamatan bangsa dari bencana sosial dan ekologis, karena masa depan mereka lah yang akan dipertaruhkan jika tidak ada perbaikan kualitas caleg-caleg seperti yang ada saat ini.” (BUL)