Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Akbiat El Nino, Produksi Perkebunan Turun Hingga 15%
Perkebunan kopi (gambar:antara)
Medialingkungan.com – Pihak Kementrian Pertanian RI (Kementan) menyampaikan imbauan terhadap pelaku pertanian dan perkebunan mulai mengantisipasi dampak kemarau panjang atau El Nino terhadap penurunan produksi.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, fenomena alam El-Nino akan terjadi sepanjang Juli hingga Desember. Menurut lansiran Kontan, diperkirakan efek dari El-Nino dapat menurunkan produksi sektor perkebunan hingga 15 persen.
Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian Gamal Nasir mengatakan, penurunan produksi baru akan terasa ditingkat petani dan industri baru terjadi pada tahun 2015. Untuk meminimalisir penurunan produksi akibat musim kemarau panjang, Kementan bersama pemerintah daerah (Pemda) telah membangun lumbung-lumbung air.
“Pihak swasta yang juga berkepentingan telah memulai menampung air sejak awal tahun lalu,” kata Gamal, Rabu (02/07).
Kementan bekerjasama dengan pemda dan Kementrian Kehutanan dan Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) membentuk brigadir kebakaran tanam yang bertugas mengendalikan asap jika terjadi kebakaran.
Bahkan kontan mencatat, pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp 300 miliar untuk menanggulangi terjadinya El Nino. (MFA)