Populer Dan Pertama Di Dunia, Buah Semangka Berbentuk Hati

 Populer Dan Pertama Di Dunia, Buah Semangka Berbentuk Hati

Semangka Berbentuk Hati (gambar:istimewa)


Medialingkungan.com – Berbeda dari buah semangka pada umumnya, Jepang berhasil menciptakan buah semangka berbentuk hati. Buah ini sangat populer di dunia bahkan pertama di dunia.

Menurut Hiroichi Kimura, petani generasi ketiga yang berasal dari perfektur Kumamoto ini mengakui sangat sulit membuat semangka berbentuk hati.

“Saya sembilan tahun sedikitnya melakukan uji coba pembentukan semangga hati ini. Namun baru kini rasanya sukses dan itu pun tetap masih harus menerima risiko tidak sedikit yang rusak,” katanya.

Awal mulanya semangka ini biasa, bulat. Setelah ukuran agak besar, buah semangka itu dimasukkan ke cetakan akrilik transparan yang juga berlubang-lubang kecil agar buah bisa “bernafas” dengan bentuk hati (lihat gambar kiri).

Setelah buah agak besar, tak muat lagi dengan cetakan akrilik tersebut, digantilah bentukan (cetakan) hati yang lebih besar, sampai ukuran tertentu dengan diameter sekitar 20 cm, dan bentuk sudah kelihatan hati yang baik, barulah dipanen.

“Kalau kita membuat 400 semangka, maka hanya 200 semangka saja yang sukses menjadi semangka hati. Jadi risiko pembuatan semangka hati memang masih besar dan langka terjadi,” ujarnya.

Semangka hati ini dihargai 10.500 yen atau sekitar 1,2 juta rupiah. Harga ini terbilang sangat mahal namun selalu habis terjual. Bahkan pembeli harus memesan terlebih dahulu dan menunggu sampai tiga bulan. Pembeli buah ini sudah sampai ke berbagai mancanegara pemesanannya. Buah ini paling banyak diminati oleh pembeli wanita atau untuk memberikan kepada ibu (saat Hari Ibu).

“Banyak negara luar baik dari Eropa dan Amerika memesan semangka hati ini, namun sepertinya tidak ada dari Indonesia,” ungkapnya.

Rasa semangka hati ini juga sangat manis, enak sekali di mana, bukan hanya manis saja tetapi punya serat dan kelembutan daging semangka yang enak sekali setelah masuk ke mulut dan kita kunyah makan dengan pelan-pelan. Demikian pula wanginya juga enak.

Kelembaban udara, cuaca, panas dingin temperatur sangat penting dan juga posisi atau karakter tanah dengan pupuknya atau susunan tanah juga sangat penting. Oleh karena itu Kimura juga berusaha melindungi tempat pembuahannya dengan baik, di dalam plastik rumah kacanya yang khusus. (DN)

 


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *