Lego Tak Ingin Sandang Gelar ‘Perusak Lingkungan’

 Lego Tak Ingin Sandang Gelar ‘Perusak Lingkungan’

Salah satu bentuk kampanye dari Greenpeace yang mengecam pihak Lego agar berhenti bekerjasama dengan produsen minyak raksasa, shell untuk menghindarkan anak-anak dari usaha pengrusakan lingkungan. (Gambar: Greenpeace)


Medialingkungan.com – Kampanye yang terus-menerus dilakukan oleh oraganisasi pegiat lingkungan, Greenpeace, dalam menentang pengeboran di laut Arctic yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan minyak raksasa, Shell, diteruskan dengan menuduh produsen mainan Lego sebagai bagian dari perusahaan pengrusak lingkungan.

Menanggapi tudingan tersebut, Lego akhirnya tidak akan memperbaharui kontrak dengan Royal Dutch Shell menyusul tekanan tersebut. Lego tak ingin perusahaannya bergelar perusak lingkungan, meskipun saat ini belum diketahui kapan hubungan “kontrak jangka panjang” dengan Shell berakhir.

Dalam pernyataan Greenpeace ia menyebutkan bahwa  sejumlah mainan Lego dalam bentuk pompa bensin dan rig pengeboran dibagikan kepada orang-orang yang mengisi bahan bakar gas di SPBU Shell di lebih dari 30 negara. Ini merupakan bagian dari kesepakatan antara Lego dan Shell yang ditandatangani pada tahun 2011.

Greenpeace mengatakan Shell telah menggunakan Lego dengan mengenalkan merk dagang kepada jutaan anak-anak yang merupakan “generasi konsumen berikutnya”.

“Kita harus memilih mitra dengan hati-hati terlebih jika itu menyangkut ancaman terhadap anak-anak dan perubahan iklim,” kata Greenpeace dalam menanggapi keputusan Lego.

Upaya Greenpeace kemudian ditunjukkan dengan mengunggah sebuah video Youtube yang menunjukkan sejumlah mainan Lego yang ditenggelamkan di laut Arctic, dan telah ditonton oleh sekitar 6.345.754 orang pada saat berita ini dirilis.

Ini merupakan bukti komitmen Greenpeace dalam memerangi pelaku-pelaku yang memiliki aktivitas berisiko merusak lingkungan hidup. (MFA)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *