Kementerian LH dan Kehutanan: ProKlim Upaya Kurangi Emisi GRK

 Kementerian LH dan Kehutanan: ProKlim Upaya Kurangi Emisi GRK

Ilustrasi Kampung Iklim (Gambar: unitedtractors)


Medialingkungan.com – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Kehutanan telah meluncurkan program kampung iklim (ProKlim) sebagai salah satu upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca 26 % di tahun 2020. Sedangkan pemerintah setempat akan menargetkan ada 1.000 kampung iklim di Indonesia hingga 2020 mendatang.

Asisten Deputi Bidang Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Emma Rahmawati menjelaskan program ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan ancaman perubahan iklim, terutama untuk daerah di pesisir Indonesia.

Bagian Deputi Bidang Adaptasi ini mengatakan bahwa kampung iklim ini merupakan desa model pengelolaan kawasan yang ramah lingkungan, yang mengembangkan konsep pengurangan risiko bencana akibat perubahan iklim melalui upaya adaptasi dan mitigasi serta dapat memenuhi kebutuhan harian mereka, seperti pangan.

“Jika sebuah desa dapat memenuhi salah satu kriteria itu, maka dapat pula disebut kampung iklim, seperti desa yang mandiri energi, atau memenuhi kebutuhan pangan mereka,” ujarnya Emma.

Dalam program ini daerah diharapkan untuk menggali kekayaan lokal untuk melakukan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Ada beberapa daerah yang sebenarnya memenuhi syarat sebagai kampung iklim, seperti Pati Jawa Tengah, Bantul Yogyakarta, serta wilayah Daerah Aliran Sungai Citarum, ungkapnya.

Tetapi, dalam program ini, KLH & Kehutanan menunggu insiatif dari masyarakat, swasta ataupun pemerintah daerah untuk mendaftarkan wilayahnya dalam program kampung iklim ini. (KK)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *