Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Jokowi Pantau Lahan Kebakaran Riau Menggunakan Helikopter
Helikopter Super Puma TNI Angkutan Udara yang memuat rombongan Jokowi saat bertolak ke Kep. Meranti dan melakukan pemantauan lahan kebakaran Riau (Gambar: istimewa)
Medialingkungan.com – Siang tadi (26/11), Presiden Joko Widodo mendarat di Provinsi Riau melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, pada pukul 13.45 WIB. Kedatangan orang nomor satu ini guna melakukan pemantauan lahan dari udara.
Menggunakan Helikopter Super Puma milik TNI Angkatan Udara, ia dan beberapa orang dalam rombongannya berangkat menuju ke Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Presiden Jokowi dan rombongan disambut Plt. Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman. Presiden bersama rombongan terbatas lalu lepas landas menuju Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Pantauan tersebut merupakan inisiasi presiden atas permintaan dari masyarakat Riau guna mencari solusi kabut asap akibat pembakaran lahan dan hutan yang melanda daerah tersebut.
Sebelumnya, sebuah surat dari Abdul Manan (41), warga Kepulauan Meranti, Riau, menantang presiden untuk melakukan blusukan kabut asap yang dianggapnya telah merusak revolusi mental satu generasi, yakni 17 tahun lamanya.
Hasil temuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari Februari hingga Maret menyatakan, sekitar 24.000 hektar lahan dan hutan terbakar, dan tidak kurang dari 58.000 jiwa menderita radang paru-paru (pneumonia), asma kronis, iritasi mata dan kulit.
Jokowi sampai saat ini belum memberikan bocoran dan rencana selanjutnya pasca perjalananya memantau dari udara siang tadi.
Rombongan kepresidenan dijadwalkan lepas landas menuju Jakarta dengan menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan BBJ-2 petang ini, pukul 17.25 WIB, dan akan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma. (MFA)