FWI Gelar Bedah Buku Bersama Mahasiswa Fakultas Kehutanan Unhas

 FWI Gelar Bedah Buku Bersama Mahasiswa Fakultas Kehutanan Unhas

Keadaan Acara Saat Bedah Buku FWI yang Berjudul Potret Keadaan Hutan Indonesia (PKHI) di Aula Fakultas Kehutanan Unhas (Gambar: A. Atira Ilfa)


Medialingkungan.com – Forest Watch Indonesia (FWI) bekerjasama dengan Badan Eksekutif Kemahut (BEM) Sylva Indonesia (SI) Unhas dalam mengadakan Bedah Buku yang berjudul ‘Potret Keadaan Hutan Indonesia’ (PKHI) di Aula Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Kamis, (12 /02).

Kegiatan bedah buku tesebut menghdirkan beberapa narasumber antara lain E.G. Togu Manurung dari FWI, Muh. Restu sebagai Dekan Fakultas Kehutanan, Yusran Yusuf sebagai Guru Besar Fakultas Kehutanan, Asmar Ekswar Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, yang diwakili oleh Anhar.

”Buku PKHI ini merupakan terbitan berkala FWI yang memuat informasi alternatif mengenai kondisi laju deforestasi dan degradasi hutan di masa depan,” ujar Togu Manurung. Ia menambahkan bahwa kegiatan bedah buku ini pernah juga diadakan di berbagai daerah yaitu Universitas Sumatera Utara-Medan, Institute Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Tanjung Pura (Untan)-Pontianak.

Menurut Yusran Yusuf kegiatan bedah buku PKHI ini merupakan simbol perlawanan organisasi masyarakat sipil bagi keterbukaan informasi. Isi buku PKHI ini telah menyajikan data & informasi mengenai keadaan hutan yang saat ini terjadi, katanya.

“Sinergitas dan paradigma yang terjadi masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, ditambah tata kelola hutan yang belum maksimal menjadi penyebab degradasi & deforestasinya hutan di Indonesia,” tuturnya.

Yusran menambahkan bahwa hadirnya konsep Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dapat menjawab permasalahan yang terjadi, namun dalam konteks implementasi belum berjalan maksimal, yang terpenting bagaaimana kita secara bersama-sama mendorong berjalannya konsep KPH sehingga bisa berjalan maksimal.

“Acara ini sangat bagus dan begitu mendidik, apalagi bagi kita yang backgroundnya dari kehutanan, isi buku dar PKHI itu menyajikan data tentang keadaan hutan di Indonesia,” ungkap mahasiswa Fakultas Kehutanan, Aryadi.

Aryadi berharap dengan adanya buku PKHI ini, laju degradasi dan deforestasi hutan Indonesia berkurang dan para stakeholder atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dapat bersama-sama mengawal kebijakan yang dapat menekan laju degradasi dan deforestasi hutan. (AAI)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *