Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Kepala PU Banyuwangi Akan Bangun GBT
Terminal Bandara Blimbingsari yang Berada di Banyuwangi (Gambar: kompas.com)
Medialingkungan.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Banyuwangi, Mujiono, akan membangun Terminal Bandara Blimbingsari dengan menggunakan konsep Green Building Total (GBT). Menurut Mujiono pembangunan terminal tersebut akan memenuhi enam kriteria antara lain, tepat guna lahan, efisiensi energi, konservasi air, kenyamanan udara,siklus material, dan managemen lingkungan.
“Semua yang menjadi kriteria GBT sudah kami terapkan, seperti dari segi fungsi ruangan misalnya, kita hadirkan ruangan yang berfungsi banyak dan tepat untuk masyarakat seperti penyediaan rest room atau ruang pertemuan, dengan tujuan para tamu yang datang bisa mengadakan meeting disitu tanpa jauh-jauh ke kota. Ruang khusus yang berfungsi untuk sitirahat para tamu yang sedang menunggu koleganya yang akan datang atau yang sedang mengantarkan kerabatnya, art shop sebagai tempat oleh-oleh khas Banyuwangi, dan cafee untuk santai sambil makan atau minum-minum , sedangkan lantai dua kita buatkan sebagai anjungan dan kantor maskapai penerbangan,” ujar Mujiono.
Mujiono menjelaskan, untuk memperkuat konsep GBT sendiri, Terminal Bandara Blimbingsari akan menggunakan bahan yang ramah lingkungan dan mudah didapatkan di Banyuwangi seperti batu lempeng pada dinding-dinding terminal yang ditambah dengan sirkulasi air untuk menjaga udara supaya tetap dingin, pembuatan kayu jati pada kisi-kisi ruangan dan pemakaian rumput lokal pada roof gardennya.
Selain itu, ia menambahkan, nantinya Terminal Bandara Blimbingsari akan menjadi terminal bandara pertama di Indonesia yang menerapkan konsep GBT secara total yang tetap mempertahankan kearifan lokal dan minim AC.
Launching terminal bandaranya sendiri rencananya akan dilaksanakan pada Oktober 2015. “Kalau yang sudah ada biasanya Bandara di Indonesia konsep bangunannya semi green building, maka disini kita coba green building total dengan tetap menampilkan kearifaan lokal Banyuwangi, misalnya pada ornamen-ornamen ruangannya yang akan didesain dengan kayu dengan motif Gajah Oling. (AH)