Warga Desa Soropadan Lega Karena Telah Bisa Manfaatkan Embung

 Warga Desa Soropadan Lega Karena Telah Bisa Manfaatkan Embung

Embung di Desa Soropadan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (gambar:dok)


Medialingkungan.com – Pasca pembuatan embung di Desa Soropadan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jaringan Sumber Air (PJSA) Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO), Dwi Cahyo Handono pada kamis (29/05/2014), mengimbau untuk memanfaatkan embung dengan sebaik mungkin sekaligus memeliharannya agar awet.

Embung atau cekungan penampung adalah cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan serta untuk meningkatkan kualitas air.

Dwi menyebutkan, fungsi embung sangat banyak yang diantaranya konservasi lingkungan hidup serta menjamin ketersediaan air terutama di musim kemarau.

“Kami sangat berharap embung yang dibuat BBWSO bisa dijaga. Pada musim kemarau, warga sangat membutuhkan air untuk pengairan lahan. Selain itu, embung itu juga berfungsi untuk konservasi lingkungan,” katanya.

Ia mengakui, pihaknya sempat mengalami kesulitan dalam pengerjaan embung tersebut. Pasalnya, saat pengerjaan, penyambung pada membran pelapis belum sempurna, sehingga menimbulkan kebocoran pada embung.

Pembangunan embung di lahan satu hektar ini, lanjut Dwi, dengan maksud sebagai penyedia air untuk lahan perkebunan, berbeda dengan embung lainnya yang berfungsi untuk memasok air untuk sektor pertanian.

Pembangunan embung ini menghabiskan dana sekitar Rp2 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). (IRL)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *