20 Persen Mangrove di Balikpapan Timur Hilang Setiap Tahun

 20 Persen Mangrove di Balikpapan Timur Hilang Setiap Tahun

Vegetasi mangrove di balikpapan timur


Medialingkungan.com – Salah satu dari enam kecamatan di balikpapan yakni, kecamatan Balikpapan Timur dengan luas wilayah perairan 92,42 km2 dikabarkan kehilangan mangrove Setidaknya 20 persen setiap tahun di Kelurahan Tritip, Balikpapan Timur, Kalimantan Timur.

Vegetasi mangrove diduga mati akibat gelombang ombak yang deras dari Selat Makassar, limbah kayu, sendimentasi pasir laut, dan sampah plastik yang menutupi akar tanaman.

Hasil observasi Pengelola Daerah Perlindungan Laut dan Mangrove di Kelurahan Tritip menyebutkan tak banyak jenis mangrove yang kuat menghadapi sedimentasi dan sampah di lahan seluas 60 Hektare tersebut.

Untuk itu, pengelola akan melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir dengan jarak tanamnya yaitu sekitar satu meter antar pohon.

Data menyebutkan setidaknya 20.500 bibit baru mangrove ditanam sepanjang 2013. Sedangkan pada empat bulan pertama di 2014, baru 1.220 bibit pohon ditanam sumbangan dari perusahaan, individu, maupun instansi pemerintahan.

Pemerintah Kota Balikpapan akan mempersiapkan peraturan untuk mencegah kehancuran mangrove dalam bentuk peraturan daerah (perda) kawasan konservasi daerah.

Hal ini dikatakan Walikota Balikpapan Rizal Effendi dalam rangkaian Rapat Koordinasi Lingkungan Hidup Ekoregion (Rakoreg) Kalimantan tahun 2014 bersama Menteri Lingkungan Hidup Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, M.B.A, beberapa akhir Maret lalu.

Sementara itu Menteri Lingkungan Hidup mendukung atas rencana Walikota Balikpapan untuk mengeluarkan Peraturan Daerah mengenai konservasi Mangrove di Kawasan Kota Balikpapan. (MFA)

 


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *