40% Hutan Mangrove di Bagian Barat Indonesia Alami Degradasi

 40% Hutan Mangrove di Bagian Barat Indonesia Alami Degradasi

40% hutan mangrove yang berada di wilayah barat Indonesia dinayatakan rusak oleh Menteri Lingkungan hidup (gambar: Antara)


Medialingkungan.com – Sebagian wilayah hutan mangrove yang berada di bagian barat wilayah Indonesia dinyatakan mengalami degradasi. Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya menyatakan, kerusakan tersebut mencapai 30 hingga 40 persen hutan mangrove di pesisir wilayah tersebut.

“Sekitar 30-40 kerusakan hutan mangrove terparah terjadi di wilayah Indonsia bagian barat, yang penduduknya padat, “katanya usai meresmikan Pusat Konservasi Mangrove dan Studi Plasma Nutfah Indonesia di Desa Ujungalang, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap Jawa Tengah pada Senin (15/09).

Ia menambahkan, kerusakan lingkungan akan terjadi ketika kehidupan penduduk di wilayah padat –ekonominya tergantung pada alam.

“Jika ekonomi masyarakat menggantungkan hidupnya terhadap lingkungan, dipastikan bakal terjadi degradasi lingkungan,” katanya.

Hal ini menandakan bahwa kolaborasi anatara masyarakat dan peran pemerintah dalam hal menyediakan mekanisme baru dalam pengelolaan sumber daya alam masih belum menemui titik temu antara kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam.

Keberadaan mangrove sebagai ‘penyangga’ sepertinya belum tersadar oleh masyarakat. persatuan bangsa-bangsa (PBB ) pada hari lingkungan hidup 2014 berusaha mengajak semua pihak untuk melestarikan mangrove dengan menetapkan tema yang diarahkan kepada pelestarian hutan mangrove di wilayah pesisir.

Hal senada dinyatakan oleh Menteri Lingkungan Hidup dengan ikut mendukung tema tersebut. “Penyelamatan hutan mangrove sangat penting,” katanya. Selain mencegah proses abrasi, mangrove juga memiliki kemampuan menyerap karbon dalam jumlah yang besar. (MFA)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *