Lava Gunung Kilauea Hawai Berbalik Serang Rumah Warga

 Lava Gunung Kilauea Hawai Berbalik Serang Rumah Warga

Lelehan lava pijar Gunung Kilauea, Hawaii yang mengalir ke permukiman warga (Gambar: reuters)


Medialingkungan.com – Beberapa waktu lalu, lelehan lava pijar Gunung Kilauea, Hawaii, yang sebelumnya menjadi tontonan menarik, kini berbalik arah menjadi hal yang berbahaya. Saat ini warga sekitar kawasan pegunungan panik akibat lava yang mendadak mengalir ke arah permukiman warga setempat. Kendati masih tergolong lambat, antisipasi dan penanganan serius sangat dibutuhkan masyarakat saat ini.

Berdasarkan informasi yang kami terima, Gunung Kilauea meletus pertama kali pada 27 Juni lalu, pasca letusan pada kubah Pu’u O’odi tahun 1983 silam. Pihak otoritas setempat mengatakan, letusan Gunung Kilauea sempat berhenti pada akhir September, namun kembali aktif beberapa pekan terakhir danmenimbulkan aliran lava sejauh 275 meter sejak Minggu pagi (26/10).

Aliran lava Kilauea saat ini bergerak menuju wilayah desa Pahoa dengan kecepatan 9-13 meter per jam. Sejauh ini, lava telah melintasi pemakaman dan perlahan mendekati pinggiran permukiman warga.

Laporan pihak otoritas setempat, seperti dilansir Reuters, Kamis (30/10), lava ini telah menyelimuti jalanan Desa Pahoa sepanjang 228 meter. Dari pantauan terkahir, jalur yang diterjang lava ini jauh dari distrik-distrik komersial.

Namun demikian, Kepala Dinas Pertahanan Sipil setempat, Darryl Oliveira menegaskan, ada sejumlah kediaman warga setempat yang terancam diterjang lava. Oliveira juga mengatakan bahwa warga telah diimbau untuk segera mengungsi.

Dalam konferensi pers, Oliveira menuturkan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan warga dan juga pemilik usaha yang tinggal di sekitar jalur aliran lava. Disebutkan Oliveira, mereka telah bersiap mengungsi. “Namun, banyak warga yang menunggu hingga menit terakhir sebelum benar-benar mengungsi,” katanya.

Meski belum ada perintah evakuasi resmi yang dikeluarkan, namun pihak pertahanan telah mengerahkan sekitar 83 tentara Garda Nasional untuk bersiaga di lokasi sejak Kamis lalu (29/10).

Lava dengan suhu hingga 900 derajat Celcius ini dikabarkan telah menghancurkan sebuah gudang dan rumah. Untungnya karena penghuni rumah yang dilewati lava telah mengungsi sebelumnya.

Otoritas setempat juga menyebutkan, terdapat aliran lava baru yang melebar dari aliran lava utama.  Namun aliran ini diprediksi akan berakhir di laut. Lokasi itu masih dinyatakan aman karena berjarak 10 kilometer dari lokasi aliran lava.(AH)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *