Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Menteri KLHK Resmikan Breeding Centre of Anoa di Manado
Ilustrasi Anoa (Gambar:bp)
Medialingkungan.com – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya meresmikan Breeding Centre of Anoa (Pusat Pembibitan Anoa) saat kunjungan kerjanya di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (5/2).
Ancaman kepunanahan hewan endemik asal Sulawesi ini, mendorong Balai Penelitian Kehutanan (BPK) Manado untuk mengembangkan Pusat Pembibitan Anoa tersebut. Di dalam situs resminya, Balai Penelitian Kehutanan Manado mengungkapkan bahwa pihaknya telah memiliki 4 ekor Anoa yang nantinya akan dikembangkan di dalam Breeding Centre of Anoa.
“Di Sulawesi anoa menjadi satwa yang diburu dengan cara dijerat dan dijadikan sebagai makanan manusia. Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri untuk dilakukan kegiatan konservasi baik eksitu maupun insitu dan perbanyakan kembali anoa baik dengan breeding alami maupun inseminasi buatan,” jelas BPK dalam balithut-manado.org.
Anoa sendiri tercantum dalam Appendix I CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora), yakni hewan yang tidak boleh diburu, ditangkap dan dibunuh serta diperdagangkan serta termasuk dalam daftar sepuluh jenis mamalia yang menjadi prioritas nasional untuk dilestarikan.
Ahli satwa liar Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr.Abdul Haris Mustari menyebutkan populasi Anoa diseluruh Sulawesi tidak melebihi 5000 ekor.
Di dalam kegiatan ini juga hadir Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan, Hadi Daryanto, Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup, Rasio Ridho Sani, Direktorat Jenderal BPDASPS, Hilman Nugroho dan Kepala Badan P2SDM Kehutanan Tahrir Fathoni serta Bupati Minahasa, Christiany Euginia Peruntu, SE.
Selain peresmian Breeding Centre of Anoa, Menteri KLHK juga melakukan beberapa agenda lainnya antara lain penanaman bibit pohon eboni (Diospyros rumphii. Bakh) di depan Gedung Serba Guna Balai Penelitian Kehutanan Manado, meninjau kegiatan pemanfaatan limbah sabut kelapa untuk budidaya jamur dan penyerahan publikasi berupa buku-buku hasil penelitian balai. (Ir)