Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Asap Pembakaran Unhas Tak Terkendali, Masyarakat Sekitar Naik Pitam
Asap yang menyebar akibat pembakaran sampah Universitas Hasanuddin yang tidak terkendali (Gambar: Atira)
Medialingkungan.com – Pagi tadi (8/11), asap pembakaran sampah serasah yang dibakar oleh petugas kebersihan dari Universitas Hasanuddin (Unhas) menyebabkan kompleks perumahan dinas di kawasan Tamalanrea, Makassar yang berbatasan langsung dengan Universitas Hasanuddin dkeluhkan oleh masyarakat yang bermukim di kompleks perumahan tersebut.
Adi (19), salah satu warga mengaku mengalami iritasi pada matanya. “Asap dari sebelah membuat mata perih dan susah bernafas,” ungkap Adi saat ditemui di rumahnya.
Masyarakat yang lain juga mengaku terganggu. Indah (34), salah seorang ibu rumah tangga mengaku pakaian yang semetara ia jemur, menjadi bau karena terkena asap ini, dan kadang membuat mata anaknya perih.
“Anak saya sudah dua hari ini mengeluhkan matanya yang perih sejak asap dari seberang muncul,“ katanya.
Kejadian pembakaran serupa memang sudah sering terjadi, ketika petugas kebersihan membuang sampah di dekat danau Unhas kemudian membakarnya, tapi kali ini masyarakat dalam kompleks ini merasa sudah sangat terganggu karena sudah terjadi dalam beberapa hari secara berturut-turut terjadi.
Adi beranggapan bahwa sebaiknya pihakuniversitas memiliki manajemen pengelolaan sampah sendiri. Baik itu waktu pembuangan dan pembakaran ataupun penimbunan pada landfill yang telah disediakan.
“Pemanfaatan serasah untuk dijadikan pupuk bisa menjadi salah satu cara mengatasi permasalahan sampah, apalagi pemanfaatan sampah dengan metode ini sudah tak jarang ditemui,” sambung Adi. (AAI)