Bahan Baku Jadi Masalah Utama Industri Bambu di Indonesia

 Bahan Baku Jadi Masalah Utama Industri Bambu di Indonesia

Pohon Bambu yang Sangat Dibutuhkan oleh Industri di Indonesia (Gambar: profesorcinta)


Medialingkungan.com – Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peningkatan Produktifitas Hutan (Kapusprohut), Dr. Ir. Bambang Tri Hartono, MF dalam sebuah Workshop mengenai ‘Tantangan dan Peluang Industri Berbasis Bambu Indonesia’ di Yogyakarta menegaskan perlunya membangun Hutan Tanaman Bambu (Plantation Bamboo), Selasa (20/01).

Bambang Tri Hartono mengungkapkan permasalahan utama ditengah meningkatnya industri bambu di Indonesia adalah kurangnya bahan baku serta persaingan penggunaan jenis bahan baku bambu. “Penyediaan bahan baku untuk industri besar dan future use harus dilakukan dengan membangun plantation bamboo atau hutan tanaman bambu,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dra. Euis Saedah, M.Sc, Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian. Menurutnya, untuk membangun industri bambu harus dimulai dari bahan baku.

Keprihatinan Euis ini hadir lantaran banyaknya aktifitas yang dilakukan dengan produk-produk bambu yang bagus namun tidak diikuti dengan kegiatan kultur jaringan bambu yang belum dilakukan di Indonesia.

“Mari kita bangun bambu secara bersama dengan gambaran supply chain  karena rentetannya dari hulu. Pembangunan supply chain tidak sederhana, maka perlu dibuat satu garis agar bisa kita promosikan kemana-mana,” lanjutnya.

Dalam workshop itu juga berhasil melaunching Website Database Bambu di Indonesia yang dibuat oleh International Tropical Timber Organization (ITTO) Bamboo Project. Laman ini berisikan informasi terkini tentang jenis, pemanfataan, industri dan pustaka bambu serta link website yang terkait tentang bambu Indonesia dan Internasional. (Ir)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *