Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
BI Tanam Pohon Sebanyak 2.014 di NTB
Bank Indonesia (BI) Membuat Kegiatan Penanaman Pohon 2.014 Di NTB (Gambar: Istimewa)
Medialingkungan.com – Bank Indonesia (BI) berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan hidup dengan menanam sebanyak 2.014 batang bibit pohon sebagai program penghijauan di Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu kemarin (21/11).
“Program sosial BI ini sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat, salah satunya di bidang pelestarian lingkungan hidup,” ungkap Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara, di Praya, Ibukota Kabupaten Lombok Tengah, NTB.
Mirza mengatakan, ada 2.014 batang bibit pohon tersebut sebagian ditanam di areal Bandara Internasional Lombok yang berada di Kabupaten Lombok Tengah, yakni sebanyak 1.000 batang, dan kemudian sisanya di tanam pada areal konservasi.
Ia menambahkan, penanaman bibit pohon di areal Bandara Internasional Lombok, merupakan rangkaian kegiatan “Gathering” 170 karyawan BI pusat di kawasan wisata Mandalika Resort, Kabupaten Lombok Tengah.
Sementara itu, hadir juga Kepala Kantor Perwakilan BI NTB, H Bambang Himawan, dan General Manager PT Angkasa Pura 1 (Persero) Cabang Bandara Internasional Lombok, Pudjianto pada acara penanaman bibit pohon tersebut.
BI juga melibatkan para mahasiswa Universitas Mataram penerima beasiswa yang tergabung dalam Generasi Baru Indonesia (Genbi), serta komunitas lokal pegiat lingkungan (Pagah).
Deputi Gubernur ini menyebutkan, ada beberapa jenis pohon yang ditanam di areal Bandara Internasional Lombok antara lain, ketapang, trembesi, jati putih (gamelina) dan satu jenis pohon produktif, yakni mangga.
Penanaman pohon di area Bandara Internasional Lombok, terselenggara berkat kerja sama BI, dalam hal ini Departemen Komunikasi selaku pengelola program sosial BI, dengan PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara Internasional Lombok yang juga memiliki kepedulian terhadap upaya penghijauan lahan.
Nanti bibit pohon yang kami tanam di areal bandara ini akan dipelihara selama enam bulan hingga benar-benar tumbuh. Pemeliharaan melibatkan tenaga yang sudah kami biayai, tandasnya.
“Upaya penghijauan lahan Bandara Internasional Lombok akan turut melestarikan alam, sehingga upaya mitigasi terhadap perubahan iklim dan bencana alam, serta merehabilitasi hutan dan lahan,” harapan Mirza. (AH)