Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Bupati Serdang Stimulun Gaya Hidup Ramah Lingkungan Melalui Seminar Lingkungan
seminar lingkungan di aula Themepark Resort Kecamatan Pantai Cermin (gambar:dnaberita)
Medialingkungan.com – Bupati Serdang Bedagai (Sergai), H. Soekirman, dalam sambutannya saat membuka secara resmi Seminar Lingkungan dalam rangka memperingati Hari Bumi di aula Themepark Resort Kecamatan Pantai Cermin, Selasa (13/05/2014) mengungkapkan Momen peringatan Hari Bumi sebagai penggugah kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup yang cenderung semakin terkikis akibat berbagai aktivitas.
Turut hadir Sekdakab Sergai Drs. H. Haris Fadillah MSi, Ketua TP. PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny. Sri S. Syahrianto, Ketua DWP Ny. Hj. Imas Haris Fadillah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, Camat se-Sergai serta Narasumber yakni Asisten Deputi Urusan Peningkatan Peran Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup Chairuddin Hasyim SKM dan Wakil Direktur II Sekolah Pascasarjana USU Prof. DR. Alvi Syahrin SH.
Seminar diikuti peserta yang terdiri dari para guru dan Kepala Sekolah peserta program Adiwiyata, Kepala Desa se-Kecamatan Pantai Cermin, tokoh masyarakat, LSM dan kelompok pelestari lingkungan serta pengusaha se-Sergai.
Bertema “Kota Hijau (Green Cities)”, Lebih lanjut Soekirman mengatakan peringatan Hari Bumi ini mengandung tiga isu yakni energi, bangunan “hijau” ramah lingkungan dan transportasi.
Dari 80% sumber energi di dunia masih mengandalkan bahan bakar fosil yang menghasilkan gas rumah kaca ke udara yang memicu pemanasan global dan berkontribusi terhadap perubahan iklim.
Oleh karenanya, tambah Soekirman, penggunaan nergi dialihkan ke sumber energi terbarukan yang lebih bersih dan efisien seperti sinar matahari dan angin. Secara idealnya, indikator kota hijau yakni memiliki infrastruktur dan bangunan yang ramah lingkungan dan alat transportasi diperlukan penggunaan bahan bakar yang rendah emisi, jelas Bupati Sergai.
Selain tiga isu di atas, diperlukan masyarakat Sergai hendaknya memberikan terhadap pelestarian ekosistem pesisir, karena sebagian besar wilayah Kabupaten Sergai berada di kawasan pesisir yang juga merupakan jalur transportasi dan perdagangan yang paling handal.
Ekosistem pesisir ini sangat berperan dalam mitigasi kerusakan lingkungan, berfungsi sebagai pelindung pantai, penahan badai, pencegah erosi pantai, pengendali banjir dan penyerap limbah. Adapun 3 yang saling berkaitan tersebut yaitu ekosistem lamun, mangrove dan terumbu karang, ujar H. Soekirman.
Diakhir sambutannya Bupati Soekirman menghimbau pemerintah, swasta dan masyarakat seperti dalam melaksanakan kebijakan dengan peduli aksi ramah lingkungan untuk meminimalisir dampak perubahan iklim. Dengan adanya kepekaan terhadap lingkungan dapat melahirkan kesadaran, konsep, perencanaan yang akhirnya menimbulkan partisipasi masyarakat dalam hal kepedulian terhadap lingkungan.
Sebelumnya Ketua Panitia Kakan Lingkungan Hidup melaporkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang kebijakan dan program kerja lingkungan hidup dalam bentuk peringatan Hari Bumi dan meningkatkan pemahaman para stakeholder di Kabupaten Sergai dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Peringatan Hari Bumi tahun ini, Pemkab Sergai melaksanakan seminar dengan materi Satukan Langkah, Lindungi Ekosistem Pesisir dari Dampak Perubahan Iklim dan Pembangunan Kota Hijau (Green City) serta penanaman pohon di sekolah peserta program adiwiyata, jelas Saparwin.
Seminar lingkungan ini langsung ditutup Sekdakab Sergai Drs. H. Haris Fadillah MSi di aula Themepark Resort Kecamatan Pantai Cermin, Selasa (13/05/2014). Ketika menutup kegiatan ini Sekdakab Haris Fadillah berpesan kepada seluruh peserta agar selalu peka dan peduli terhadap lingkungan yang dimulai dari lingkungan keluarga. (MFA)