Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Danamon Eksis Lestarikan Lingkungan
Ilustrasi gambar Danamon peduli 2011 (gambar;dok)
Medialingkungan.com – Lebih dari 3000 pohon berhasil ditanam Yayasan Danamon Peduli dan Bank Danamon di seluruh Indonesia selama periode Januari-Juli 2014. Bersama anak perusahaannya, Adira Finance, Adira Insurance dan Adira Kredit menyalurkan dana sekitar Rp 4,5 milliar dalam kegiatan ‘Bulan Kepedulian Lingkunganku’.
Direktur Eksekutif Danamon Peduli, Restu Pratiwi melalui siaran persnya mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk mengajak partisipasi masyarakat yang ada di lingkungan kerja untuk melakukan kegiatan pelestarian dan perawatan lingkungan hidup.
Sebanyak 6.627 karyawan Danamon dan Adira ikut terlibat dalam kegiatan penanaman lebih dari 3.000 batang pohon di berbagai daerah di Indonesia.
Selain itu, puncak acara Bulan Kepedulian Lingkunganku 2014 dilaksanakan di Museum Satria Mandala sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya dalam menjaga dan merawat Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lingkungan museum.
Acara tersebut yang dilaksanan pada Minggu (24/08) dihadiri oleh Direktur Eksekutif Danamon Peduli, bersama Direktur Utama Danamon, Henry Ho; Direktur Danamon, Muliadi Rahardja dan Michellina Triwardhany, Direktur Utama Adira Finance, Willy S. Dharma; Dewan Pengawas Danamon Peduli, Kartini Muljadi dan Palgunadi T. Setyawan.
“Kegiatan investasi sosial yang kami lakukan ini, diharapkan memberikan dampak positif bagi kualitas hidup dan lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang. Penyelenggaraan acara puncak ini, sekaligus membuka wawasan akan pentingnya menjaga lingkungan. Bukan hanya di kalangan karyawan dan keluarganya, tapi juga masyarakat umum,” kata Henry Ho.
Pada acara tersebut digelar Walk & Run for Recycling (WR4R), yaitu kegiatan jalan dan lari sehat sekaligus memberikan aksi nyata terhadap lingkungan yang melibatkan keluarga besar karyawan Danamon, Adira, beserta keluarganya sebagai bagian dalam mengkampanyekan pelestarian lingkungan hidup.
Dalam prosesnya, para peserta wajib untuk membawa dan mengumpulkan sampah nonorganik selama kegiatan berjalan atau berlari di sepanjang jalur yang dilalui.
Acara yang diikuti oleh lebih dari 250 orang yang terdiri dari karyawan, keluarga dan para undangan itu diharapkan mampu melakukan hal-hal positif termasuk olah raga sambil melakukan tindakan nyata dalam menanggulangi isu global dengan pemungutan sampah di sepanjang rute. (MFA)