Hadapi Kepunahan, KLHK Berupaya Pulangkan Satwa

 Hadapi Kepunahan, KLHK Berupaya Pulangkan Satwa

Burung kakatua yang berhasil diselamatkan dari selundupan (Gambar: mongabay)


Medialingkungan.com – Dalam rangka upaya mengantisipasi isu kepunahan beberapa spesies satwa langka yang ada di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus berupaya memulangkan berbagai jenis satwa yang berhasil diselundupkan keluar negeri.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Tachrir Fathoni, dalam sebuah dialog tentang ‘Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem’ di kantor KLHK, Senin (03/08), mengungkapkan pihaknya dalam waktu dekat ini akan menjalin komunikasi dengan Pemerintah Thailand terkait pemulangan 13 orangutan yang tertahan di Thailand sejak 2008.

Namun proses pemulangan orangutan itu harus menunggu waktu lima tahun dikarenakan pihak Indonesia harus mengikuti aturan yang berlaku di Negeri Gajah Putih tersebut.

Pemerintah Indonesia juga kini sudah membangun komunikasi dengan Pemerintah Kuwait dalam upaya pengembalian dua orangutan yang diselundupkan di sana.

Sementara itu, Bambang Dahono Adji, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati menyatakan pemerintah juga berupaya untuk memulangkan kembali Badak Sumatera yang saat ini ditangkarkan di Kebun Binatang Cincinnati, Amerika Serikat.

Badak Sumatera yang diberi nama Harapan tersebut akan ditempatkan di Hutan Lindung Way Kambas yang nantinya akan dijadikan induk untuk pengembangan badak sumatera.

Hingga saat ini ada dua badak yang berhasil dikembalikan yaitu badak sumatera bernama Andalas yang berkembang biak dengan badak sumatera lainnya bernama Ratu dan badak yang dikembalikan dari Amerika Serikat bernama Susi, namun badak tersebut mati pada tahun 2014.

Berdasarkan catatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, satwa lain yang diupayakan untuk dikembalikan adalah burung kakaktua jambul kuning.

Pada tahun 2019, Pemerintah menargetkan akan mengembangbiakkan 25 satwa langka sebesar 10 persen. (Irlan)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *