Hindari Bahaya Bahan Kimia, Kini Candi Borobudur Dibersihkan Secara Manual

 Hindari Bahaya Bahan Kimia, Kini Candi Borobudur Dibersihkan Secara Manual

Candi Borobudur kini jarang dibersihkan lagi (Gambar: sabrina stewart)


Medialingkungan.com – Balai Konservasi Borobudur melakukan pembersihan dan pemeliharaan Candi Borobudur secara manual untuk mengurangi pengunaan bahan kimia.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi layanan Konservasi Balai Konservasi Borobudur, Iskandar M. Siregar, Senin (16/03).

Iskandar seperti yang dilansir Antaranews, mengungkapkan pembersihan oleh petugas Candi tersebut dilakukan dengan cara menyikat atau mencabut lumut yang menempel pada bagian Candi setiap hari secara bergiliran. “Dulu setiap tahun dibersihkan memakai bahan kimia membasmi lumut, sekarang tidak lagi,” ucap Iskandar.

Dia menuturkan walaupun pemakaian bahan kimia hingga kini belum terlihat dampaknya, namun bisa saja kedepannya berdampak pada lingkungan.

“Selain itu, untuk pekerja bahan kimia berbahaya termasuk ke batu candi. Mungkin sekarang tidak kelihatan, tetapi 100 atau 200 tahun yang akan datang bisa saja terjadi dampak tersebut,” ucapnya.

Dia menjelaskan pembersihan model ini telah dilakukan sejak tahun 2010 silam. Akan tetapi, Dia mengatakan hingga saat ini candi yang diperkirakan telah ada sejak abad ke-8 ini belum bisa terhindar sepenuhnya dari bahan kimia.

Namun, Ia menambahkan penggunaan bahan kimia saat ini hanya untuk merekatkan batu yang pecah atau retak serta perbaikan kebocoran. (Irlan)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *