Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Jaring Halus Masuk Dalam Strategi dan Aksi Nasional KLHK
Ilustrasi (Gambar: pedomanwisata)
Medialingkungan.com – Direktorat Bina Pengelolaan Kawasan Ekosistem Esensial Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjadikan prioritas strategi dan sebuah rencana dalam Kawasan Ekosistem Esensial Jaring Halus yang berada di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Propinsi Sumatera Utara.
Konservasi itu adalah keseimbangan dan salah satu upaya didalam konservasi adalah pengembangan Kawasan Ekosistem Esensial, menurut Ilham Iskandar Zein, selaku Kader Konservasi Alam Nasional.
“Saat ini Jaring Halus ini menjadi suatu alat ukur pengembangan Kawasan Ekosistem Esensial se Indonesia, khususnya di sumatera Utara,” katanya.
Jack sapaan akrabnya menyatakan, hal ini suatu bentuk upaya didalam mengendalikan hubungan timbal balik antara sumberdaya alam dengan manusia yang bertujuan untuk membina kelestarian dan keserasian ekosistem serta meningkatkan manfaat sumberdaya alam bagi manusia secara berkelanjutan, seperti surel yang dikirim oleh KKA Nasional, (05/12).
Sementara itu, Tachrir Fathoni selaku Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengungkapkan, Indonesia patut bersyukur dan berbangga atas kekayaan keanekaragaman hayati yang kita miliki, untuk itu kita perlu terus menjaga dan melestariakan hal tersebut dengan beragam cara dan kebijakan, dan salah satunya adalah dengan pengembangan Kawasan Ekosistem Esensial yang ada di Indonesia.
Ekosistem Esensial adalah ekosistem, kawasan atau wilayah yang merupakan ekosistem alami atau buatan, berfungsi sebagai sistem penyangga kehidupan yang memiliki keunikan dan/atau fungsi penting dari habitat dan/atau jenis yang berada di luar Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA), ujarnya. {Angga Pratama}