Jepang Ambisi Turunkan Emisi GRK 26 Persen

 Jepang Ambisi Turunkan Emisi GRK 26 Persen

Hasil landscap emisi GRK di I ndonesia (Gambar: fahrul amama)


Medialingkungan.com – Negara Jepang berencana menurunkan emisi gas rumah kaca sebanyak 26 persen pada tahun 2013 lalu hingga 2030 mendatang. Setelah konferensi perubahan iklim di Paris, Prancis (12/14) setiap anggota wajib mendaftar rencana penurunan semisi gas rumah kaca.

“Kami ambisius menurunkan emisi gas rumah kaca 26 persen, ini tak membuat kami rendah diri di kanca Internasional,” ujar Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe.

Dalam situs Kerangka Kerja PBB untuk Konvensi Perubahan Iklim (UNFCCC), saat ini sudah 47 anggota UNFCCC memasukkan daftar Keinginan Kontribusi Nasional yang Diniatkan (Intended Nationally Determined Contribution-INDC).

Emisi gas rumah kaca Jepang, hasil catatan COP ke-21 kemarin, mencapai 1,4 miliar ton CO2e (setara karbondioksida) pada tahun 2013. Sementara, total emisi global yaitu 50 miliar ton CO2e per tahun, separuhnya kontribusi dari AS, Tiongkok, dan negara Eropa, seperti yang dikabarkan kompas, Rabu (22/07).

Jepang akan meningkatkan energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga air menjadi 11 persen pada Maret 2014 dan 22-24 persen dari total kebutuhan nasional Jepang. Dari target yang diusahakan Jepang, Greenpeace menyebutkan, “Satu dari target terlemah dari negara-negara industry.”

Sementara itu, Negara Indonesia di tahun 2009 menyatakan secara sukarela akan melakukan penurunan emisi 26 persen atau 41 persen dengan bantuan Negara asing, dibandingkan emisi GRK jika tanpa intervensi (business as usual-BAU), untuk target 2020 mendatang.

Nurmasripatin, Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan, Inggris telah mendaftar INDC dengan target penurunan emisi 80 persen pada tahun 2050, di Indonesia sendiri akan mendaftarkan INDC pada bulan September. (Angga Pratama)


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *