Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Kayu Log Diekspor, Industri Kayu Indonesia Mati Seketika
Ilustrasi (Gambar: bp)
Medialingkungan.com – Menteri Perindustrian (Menperin), Saleh Husin mengungkapkan jangan sampai ada kebijakan ekspor kayu log (Gelondongan), karena akan membuat industri Indonesia yang berbasis kayu mati seketika sebab bahan baku akan sulit ditemukan, katanya, di sela-sela kunjungan kerjanya di industri yang berada di Surakarta, Jawa Tengah, dilansir oleh beritasatu, Minggu (15/02).
“Kementerian Perindustrian (Kemperin) kini tengah mendukung penuh pengembangan industri Mebel Nasional (Mebnas), terutama yang dikelola Industri Kecil dan Menengah (IKM), agar memiliki daya saing yang tinggi di era perdagangan bebas dunia,” ujar Saleh.
Saleh beranggapan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sedang mempertimbangkan untuk membuka kembali keran ekspor kayu log untuk jenis dan ukuran tertentu, karena harga di dalam negeri tidak bersaing.
Ia yakin Menteri LHK, Siti Nurbaya tidak akan mengeluarkan kebijakan ekspor kayu log, dikarenakan bisa membahayakan industri mebel di dalam negeri yang tengah berkembang saat ini.
Di lain hal, Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM), Euis Saedah mengatakan kami akan memberikan fasilitas dan pembinaan agar industri tersebut berkembang dan berdaya saing tinggi. Menurutnya dengan memberikan pelatihan dan pembinaan sesuai dengan kebutuhan dan mesin yang ada di Unit Pelayanan Teknis (UPT).
Selain itu, Kemperin juga memberi bantuan pendampingan dan pembiayaan sertifikasi sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK), guna meringankan IKM memenuhi standar ekspor mebel dan kerajinan kayu, tuturnya.
“Di tahun 2014, kami mengeluarkan sekitar Rp 1,5 miliar membantu pembiayaan SVLK, sedangkan di tahun ini kami mengucurkan dana sekitar Rp2 miliar untuk hal yang sama, ungkap Euis. (PK)