Edukasi Tempat Sampah Terpilah Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di SD 3 Bila Lagading
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Mencapai 100 Hektar
Ilustrasi Kebakaran lahan di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis (gambar:dok)
Medialingkungan.com – Sekitar 100 hektar lahan di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis terbakar. Saat ini im Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar), Kabupaten Bengkalis, telah memantau lima titik kebakaran yang diduga disebabkan oleh tingginya suhu pada wilayah tersebut.
Sebagai upaya pengndalian kebakaran, BPBD Damkar telah menerjunkan belasan personil ke sejumlah lokasi yang lahannya terbakar sejak empat hari lalu itu. Upaya pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara (booming) menggunkan satu unit helikopter.
“Lima titik kebakaran itu di antarnya di Desa Kampung Jawa, Desa Sei. Injab, Kelurahan Batu Panjang, Dusun Jeram dan Desa Terkul. Selain dilakukan pemadaman melalui jalur darat, juga dilakukan pemadaman lewat udara sekitar 42 kali,” ujar Kepala BPBD Damkar Bengkalis Moch Jalal melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Suiswantoro, Jumat (20/06).
Suiswantoro menjelaskan, sejak tiga hari lalu petugas terus berupaya melakukan pemadaman dan telah menuai keberhasilan. Hal ini terbukti, di empat titik kebakaran api sudah bisa dikendalikan, hanya satu titik yakni di Desa Terkul yang masih menyisakan kebakaran yang cukup parah.
Pihak pemadam mengatakan, sulitnya pemadaman disebabkan oleh angin yang bertiup sangat kencang menyebabkan penyebaran api menjadi cepat. Disamping itu, tingginya suhu di sekitar pusat api juga menyulitkan petugas untuk mendekat.
“Kondisi panas dan angin kuat seperti ini membuat penyebaran api sangat cepat. Kami terus berusaha maksimal,” katanya lagi.
Riauterkini mencatat, selain di Pulau Rupat, kebakaran lahan juga terjadi di Desa Sei. Linau, Kecamatan Siakkecil. Di daerah ini terpantai tiga titik kebakaran yang terjadi sejak tiga hari lalu. Upaya pemadaman juga dilakukan sekitar 20 personil dari Kecamatan Siakkecil dan Bukitbatu. (MFA)