Mengintip Rapat Terbatas Presiden

 Mengintip Rapat Terbatas Presiden

Rapat terbatas di kantor Kepresidenan membahas evakuasi korban bencana kabut asap (Gambar : Tempo)


Medialingkungan.com – Pemerintah akhirnya memutuskan untuk segera melakukan evakuasi korban bencana kabut asap dengan menyiapkan  kapal perang  milik TNI dan kapal PT. Pelni yang nantinya akan menjadi tempat evakuasi.  Evakuasi diutamakan untuk anak-anak, orang tua, perempuan hamil hingga yang sedang sakit.

“Kami akan menyediakan kapal ini sebagai tempat tinggal sementara, khususnya anak-anak dan balita, setidaknya sampai kondisi udara membaik,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI M Zainudin di Jakarta, Jumat (23/10).

Dalam rapat terbatas masalah penanggulangan bencana kabut asap, dikantor kepresidenan Jakarta kemarin beberapa menteri terlihat hadir Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Polhukam Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung,  Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri LHK Siti Nurbaya, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Menteri Kesehatan Nila F. Moelok, Mendikbud Anies Baswedan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.

Usai rapat koordinasi Menko Polhukam mengungkapkan, “Presiden perintahkan operasi kemanusiaan, semua persiapan — dari kementerian-kementerian terkait. Inpres akan dikeluarkan segera dan telah dilaporkan pada Presiden. Kita jalan mulai hari ini (23/10),” jelas Luhut seperti dikutip dari Mongabay.

Presiden menekankan, kebakaran hutan adalah masalah bersama. Presiden mendukung semua gerakan inisitaf yang dilakukan oleh masyarakat dalam pemadaman api maupun mengatasi dampak asap ini, dan diharapkan semua pihak bisa mengerahkan semua kekuatan untuk  mengatasi semua masalah ini dan membantu korban-korban yang ada, baik TNI, baik Polri dan Kementerian. {Iswanto}


Redaksi Medialingkungan.com

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *